Kesuksesan Pendidikan Anak Perlu Peran Orangtua, selain Sekolah

Kesuksesan Pendidikan Anak Perlu Peran Orangtua, selain Sekolah

376
0
BAGIKAN
Wisuda purna siswa dan tahfidz juz 30 SDM 24 Ketintang Surabaya (foto: Achmad Zainuri Arif)
Wisuda purna siswa dan tahfidz juz 30 SDM 24 Ketintang Surabaya (foto: Achmad Zainuri Arif)

PWMU.CO – Momen luar biasa dirintis SD Muhammadiyah 24 Ketintang Surabaya. Sekolah yang berbasis karakter dengan motto “Mendidik dengan Cinta dan Keteladan” ini, untuk pertama kalinya menyelenggarakan prosesi wisuda purna siswa, bersamaan dengan wisuda tahfidz juz 30.

Dengan menganggkat tema “Cerdas, Hafidz dan Berkarakter”, SD Muhammadiyah 24 Surabaya berhasil meluluskan 100 persen siswanya. Tak hanya itu, sebanyak 13 siswa dinyatakan lulus tahfidz juz 30. Momen istimewa ini semakin terasa bermakna, karena terlaksana berkat dukungan dari orangtua siswa. Wisuda dikelola langsung oleh ibu/bapak Guru dengan wali murid, secara bersama-sama terlibat dalam sebuah kepanitiaan.

(Baca: 5 Cara Emas Mendidik Anak Menurut Imam Al-Ghozali dan Semarak Purna Siswa Perguruan Muhammadiyah Tuban)

”Seluruh warga SD Muhammadiyah 24 Ketintang benar-benar merealisasikan gagasan bahwa, kesuksesan pendidikan anak tidak hanya menjadi tanggungjawab pihak sekolah. Tetapi orangtua juga memiliki peran yang tidak kalah penting,” kata Kepala SD Muhammadiyah 24 Surabaya Munahar.

Wisuda ke-1 yang diselenggarakan di Aula Sekolah, Sabtu (4/6) tersebut, dimeriahkan dengan beragam penampilan dari semua siswa. Di antaranya pentas seni. Kemudian disusul pidato dengan 3 bahasa, pantomim, tari dan senam, serta tapak suci.

”Hal ini sebagai wujud apresiasi terhadap berbagai potensi yang dimiliki para siswa serta memberi pengalaman baru,” ujarnya.

(Baca: Siswa Muhammadiyah Berdakwah Lewat Musik Karawitan)

Munhar berharap suaya momen ini, menjadi motivasi berharga bagi semua pihak. Juga untuk terus memberikan yang terbaik bagi generasi masa depan. ”Selamat kepada wisudawan-wisudawati SD Muhammadiyah 24 Surabaya. Semoga bisa bisa menjadi Sang Pencerah bagi agama dan bangsa Indonesia,” tandasnya. (Arif/aan)

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR