Beasiswa Lazismu Antarkan Anak dari Penyandang Tunanetra Ini Lulus Kuliah 7 Semester

Beasiswa Lazismu Antarkan Anak dari Penyandang Tunanetra Ini Lulus Kuliah 7 Semester

635
0
BAGIKAN
Faradila Putri Imami bersama ayahnya saat Wisuda STIE Perbanas (foto Lazizmu)
Faradila Putri Imami bersama ayahnya saat Wisuda STIE Perbanas (foto Lazizmu)

PWMU.CO – Faradila Putri Imami tak kuasa membendung perasaan bahagianya ketika berhasil menamatkan kuliahnya di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Perbanas Surabaya. Perjuangan penuh liku untuk menyelesaikan kuliah pada Program Studi Akuntansi, kini berbuah sukses: gelar S1 berhasil ia raih dalam waktu 3,5 tahun (7 semester).

Penerima beasiswa sejak semester 3 hingga semester akhir ini sangat berterima kasih pada Lazismu yang telah memberinya beasiswa. Bahkan ia merasa berhutang budi dan berniat membalas segala kebaikan yang pernah ia rasakan itu. “Saya ingin menjadi muzakki (pemberi zakat) di Lazismu setelah bekerja nanti,” katanya.

(Baca: Lazismu Jatim Salurkan Bantuan 39 Domba untuk Mahasiswa)

Gadis berjilbab ini mengungkapkan keinginannya untuk menjadi orang mampu secara finansial sehingga bisa menjadi donatur, khususnya di Lazismu, agar bisa berbagi kepada sesama. “Alhamdulillah, berkat beasiswa dari Lazismu saya bisa lulus kuliah tepat waktu. Bantuan dari Lazismu sangat bermanfaat bagi orang kurang mampu seperti saya ini,” ungkapnya dengan mata berkaca-kaca.

Kondisi ekonomi keluarga Faradila memang serba kekurangan. Ayahnya, Bambang Agus, adalah penyandang tunanetra. Maka rasa haru dan bahagia tak tergambarkan saat Bambang dan istrinya, Marsini, menghadiri resepsi wisuda yang berlangsung Sabtu (21/5) tiga pekan lalu. Mereka tak kuasa menahan haru atas kelulusan putrinya yang ketiga itu. Seakan tak percaya bahwa putri ketiganya itu mampu meraih gelar sarjana.

(Baca juga: Kisah Islamnya Firanda dan Bimbingan Ibu-Ibu Aisyiyah)

Faradila dinyatakan lulus setelah menyelesaikan skripsinya yang berjudul “Pengaruh RGEC Terhadap Tingkat Kesehatan Bank Devisa dan Non Devisa yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia”. “Alhamdulillah skripsi saya mendapat nilai A,” kata Faradila. Perstasinya memang patut dibanggakan. Di awal semester 1 ia meraih Juara 2 dalam Lomba Debat Bahasa Inggris Tingkat Perguruan Tinggi dan masuk delapan besar Debat Bahasa Inggris Tingkat Nasional. Ia pun aktif mengikuti organisasi English Club dan berbagai kepanitian kegiatan kemahasiswaan selama kuliah.

Semasa kuliah, Faradila pernah ‘nyambi’ bekerja pada sebuah perusahaan gas CNG. Ia juga pernah magang di salah satu bank syariah swasta di Surabaya. Kini ia tengah mempertimbangkan beberapa tawaran kerja dari bank asing dan bank swasta nasional. Selamat, semoga sukses! (Ad/Narko).

TIDAK ADA KOMENTAR