Perguruan Tinggi Muhammadiyah Siapkan Diri Jadi Research University

Perguruan Tinggi Muhammadiyah Siapkan Diri Jadi Research University

265
0
BAGIKAN
PTM
Susasana Pembukaan Konferensi Nasional ke-4 Asosiasi Program Pascasarjana Perguruan Tinggi Muhammadiyah Se-Indonesia di Palembang (foto AM)

PWMU.COAsosiasi Program Pascasarjana Perguruan Tinggi Muhammadiyah Se-Indonesia sejak Jumat (27/5) malam menyelenggarakan Konferensi Nasional ke-4, di Universitas Muhammadiyah, Palembang, Sumatera Selatan. Pembukaan acara berlangsung di Hotel Emilia Palembang dan dihadiri Wali Kota Palembang Harnojoyo.

Dalam sambutannya, Harnojoyo mengapresiasi agenda rutin tahunan yang kali ini mengambil tema “Memperkuat Tradisi Riset Dan Publikasi”. “Saya berharap acara ini dapat berkontribusi pada perkembangan keilmuan di kota Palembang,” ujarnya.

Harnojoyo mengatakan, Kota Palembang kini sering menjadi jujukan banyak event, baik skala nasional maupun international, di antaranya penyelenggaraan Sea Games pada tahun 2018. “Karenanya dalam mempersiapkan hal itu, Palembang membangun LRT (Light Rail Transit, semacam monorel) dari kota menuju Bandara yang ditargetkan akan beroperasi pada tahun 2018. Ini akan menjadi LRT pertama di Indonesia,” katanya.

(Baca: 4 Unmuh Masuk 20 Kampus Unggul Se-Jatim: UMM Juara Pertama sejak 9 Tahun Lalu dan Pertahankan Kampus Terunggul untuk Kali ke-9, UMM Fokus Hilirisasi Hasil Riset)

Rektor Universitas Muhammadiyah Palembang Dr Abid Djazuli, MM mengungkapkan bahwa Kota Palembang juga akan menjadi tuan rumah Muktamar Muhammadiyah tahun 2020. “Konferensi ini diharapkan mampu memicu produktifitas mahasiswa, khususnya mahasiswa pascasarjana di lingkungan PTM,” katanya.

Prof Dr Khudzaifah Dimyati, SH, M Hum, selaku Ketua Asosiasi Program Pascasarjana PTM Se-Indonesia mengatakan, ada 101 artikel penelitian yang akan diseminarkan pada acara ini. “Dengan adanya budaya research ini, diharapkan mimpi PTM menjadi Research University dapat cepat terwujud,” ungkapnya. Dari 165 PTM yang ada, menurutnya, baru 65 PTM yang masuk kategori cluster “madya” dalam aspek penelitian di Kemenristek DIKTI. Sedangkan yang masuk di cluster “utama” dan “mandiri” masih bisa dihitung dengan jari.

(Baca juga: Wanita Singapura Ini Raih Gelar Doktor Tercepat di UMM dan Kerjasama dengan Taiwan, UMSurabaya Menuju Kampus Bertaraf Internasional)

Delegasi dari UMSurabaya (Foto AM)
Delegasi dari UMSurabaya, dari kiri: Dr Naim, Dr M Arfan Mu’ammar, Dian Berkah, dan Prof Dr Abd Hadi (Foto AM)

Rombongan dari Universitas Muhammadiyah Surabaya tiba di Palembang pukul 16.00 wib, bebarengan dengan rombongan pascasarjana dari Universitas Muhammadiyah Malang dan Universitas Muhammadiyah Sidoarjo. Dari Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Surabaya ada empat dosen yang hadir, yaitu Prof Dr Abd Hadi, MAg, Dr M Arfan Mu’ammar, MPdI, Dr Sujinah, MPd, dan Dian Berkah, MHI. Acara Konfrensi akan berakhir Sabtu malam (28/5) ini, yang akan ditutup dengan event “Musi Trip” yaitu jalanjalan naik kapal mengelilingi Sungai Musi.

Semalam, Universitas Muhammadiyah Palembang sebagai tuan rumah menyambut delegasi yang terdiri dari Direktur dan Ketua Program Studi Program Pascasarjana di Rumah Dinas Walikota Palembang. (AM)

TIDAK ADA KOMENTAR

Tinggalkan Balasan