Akhirnya Muhammadiyah Rumuskan Gerakan Dakwah Ekonomi

Akhirnya Muhammadiyah Rumuskan Gerakan Dakwah Ekonomi

581
0
BAGIKAN
antusiasme peserta dalam acara temu jaringan saudagar Muhammadiyah (foto: Mufid)
Antusiasme peserta dalam acara temu jaringan saudagar Muhammadiyah. (foto: Mufid)

PWMU.CO – Ekonomi merupakan salah satu pilar yang penting dalam pengembangan dakwah Persyarikatan. Untuk itu, para saudagar Muhammadiyah harus berhimpun untuk memberikan kontribusi yang lebih bayak kepada umat.

Dalam acara Temu Jaringan Saudagar Muhammadiyah (JSM) di hotel The Sahid Rich Jogja Jalan Magelang KM 6 No 18 Yogyakarta, Ir M Nadjikh, Ketua Majelis Ekonomi dan Kewirausahaan (MEK) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, menyatakan Muhammadiyah melalui beberapa program ekonominya akan terus memberikan kontribusinya bagi perekonomian nasional.

(Baca Juga: Di Bidang Ekonomi, Muhammadiyah Dilarang Berpuas Diri)

“Jaringan Saudagar Muhammadiyah (JSM) merupakan paguyuban para pengusaha yang strukturalnya di bawah MEK. Anggota JSM ada dua, yakni pengusaha dan start up pengusaha. JSM ini akan menjadi salah satu pilar dalam berperan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya Sabtu (14/5).

Sebagai Ketua Majelis MEK, Nadjib berharap JSM dapat memberikan banyak kontribusi kepada dakwah Persyarikatan. Sehingga gerakan Muhammadiyah semakin berkembang dan berkemajuan. “Jangan sampai hanya jadi wadah silaturrahim saja, tapi juga harus ada gerakan yang mampu memberikan sumbangsih kepada umat,” tegas dia.

(Baca juga: Dari CEO Sido Muncul, Founder Bukalapak.com, Hamengkubuwono X hingga Wapres RI, Bersua di Acara Temu Jaringan Saudagar Muhammadiyah)

Nadjikh mengatakan, tujuan dari acara Temu JSM ini adalah untuk membuat gerakan ekonomi umat berkemajuan. Selain itu, juga untuk penguatan jaringan dan sinergi bisnis.

“Menjadi sebuah kewajiban bahwa Muhammadiyah harus memenangkan persaingan. Sehingga diharapkan para saudagar Muhammadiyah dapat meningkatkan daya saing bisnis, profesionalisme usaha, penguatan jaringan bisnis dan siap bersaing dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA). Maka dari itu, JSM perlu merumuskan gerakan ekonomi untuk umat berkemajuan,” ujarnya. (Mufid/Arif/Ilmi)

 

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR