Beranda Headline 5 Pesan Pak AR untuk Suami-Istri agar Rumah Tangga Bahagia

5 Pesan Pak AR untuk Suami-Istri agar Rumah Tangga Bahagia

2
BAGIKAN
AR Fakhruddin
Ketua (Umum) Pimpinan Pusat Muhammadiyah 1968-1990, KH AR Fahkruddin (foto: suaramuhammadiyah.com)

PWMU.CO – Ketua (Umum) Pimpinan Pusat Muhammadiyah 1968-1990, KH Abdur Rozak Fakhrudin, yang lebih dikenal dengan Pak AR, merupakan sosok teduh dan meneduhkan, sejuk dan menyejukkan. Selain dikenal sebagai muballigh yang selalu menebar rasa kasih sayang, dia juga dikenal sebagai penulis yang produktif. Karya tulisnya banyak dibukukan untuk dijadikan pedoman bagi warga Muhammadiyah. Berikut ini pwmu.co menurunkan tulisan beliau terkait pedoman suami-istri dalam menuju rumah tangga bahagia. Selamat membaca!

Pemuda-pemudi dari keluarga kalangan Muhammadiyah yang berniat mau menegakkan rumah tangga bahagia setelah pernikahan dilaksanakan, maka:

Pertama, kedua-duanya berniat karena Allah, atas dasar ibadah kepada Allah. Untuk menjaga dari perbuatan terkutuk menurut petunjuk Islam agama Allah, ialah zina.

Kedua, saling cinta mencintai atas dasar akhlak dan beragamanya masing-masing. Dengan keyakinan bahwa rumah tangga yang ditegakkan oleh suami istri yang taat patuh beragama dan berakhlak menurut petunjuk Allah, niscaya rumah tangga itu akan mendapatkan tuangan dan limpahan rahmat, barokah nikmat dan taufiq dari Allah.

(Baca: 4 Pesan Pak AR untuk Calon Pengantin)

Rumah tangga itu akan senantiasa aman damai sentosa. Kesukaran-kesukaran akan teratasi. Kusut dan selisih akan jernih. Silang sengketa akan beres. Musyawarah akan selalu menonjol dan bukan dikalahkan oleh saling tuduh-menuduh, masing-masing mencari benarnya dan menangnya sendiri-sendiri. Demikianlah, karena Rumah Tangga itu senantiasa diliputi, dinaungi, oleh sayap-sayap malaikat rahmat.

(Baca juga: Duet Suami-Istri Pimpin Muhammadiyah-Aisyiyah serta Aktivis Bersaudara yang Pimpin Muhammadiyah)

Ketiga, suami akan selalu senang dan gembira memberikan perlindungan, pengayoman kepada sang istri. Puas, karena telah dapat menyenang-nyenangkan, menggembirakan, meringankan, menyelamatkan, membahagiakan kepada sang istri yang telah dengan segala ketulusannya dicintainya itu.

(selanjutnya) Keempat, istri pun akan senang … 02

2 KOMENTAR

Tinggalkan Balasan