Bukan Gelar, Nasyiah Membutuhkan Kader Berintegritas

1
86
Pilgub Jawa Timur
Pembacaan Laporan pertanggungjawaban PDNA Kabupaten Situbondo. (Tari/PWMU.CO)

PWMU.CO – Sebagai putri Aisyiyah, Nasyiatul Aisyiyah (NA atau Nasyiah) hendaknya bisa mencapai tujuan menjadi putri Islam yang memiliki integritas beragama, dan berbangsa.

Ini disampaikan Ketua Majelis Kader Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Kabupaten Situbondo Wahyu Hasanah Toha SP dalam pembukaan Musyawarah Daerah (Musyda) NA Kabupaten Situbondo, Ahad (14/1/18).

“Aisyiyah siap merangkul Nasyiah bersama-sama berupaya meningkatkan kualitas kader yang berintegritas sehingga mampu menjalankan peranannya,” tuturnya.

Dalam pidato iftitahnya, ibu empat anak ini mengajak Nasyiah untuk membimbing anak-anak muda agar semakin cinta dengan agamanya.

Senada dengan itu, Sekretaris Departemen Sosial Pimpinan Wilayah Nasyiatul Aisyiyah (PWNA) Jawa Timur Ria Eka Lestari SSi mengungkapkan Ketua Nasyiah itu tidak harus bergelar sarjana.

“Menjadi Ketua Nasyiah tidak harus SH, SSos, MSi, MPd, MAg, MTs, SMS,” tegasnya disambut tawa peserta Musyda. “Yang penting Ketua Nasyiah itu punya ide-ide berkemajuan,” sambung dia.

Dalam sambutannya, Ketua Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah (PDNA) Kabupaten Situbondo Andriya Noviyanty SP bersyukur Musyda bisa terlaksana meski dengan kemasan sederhana.

“Saya berharap setelah Musyda ini, Nasyiah Situbondo yang hanya memiliki dua Cabang yaitu Panarukan dan Asembagus, dapat menambah Cabang baru di kecamatan yang lain,” tuturnya.

Selamat bermusyawarah daerah! (Tari)

1 KOMENTAR

Tinggalkan Balasan