Beranda Kabar UMM Gandeng Thailand Kembangkan Pendidikan Pertanian

UMM Gandeng Thailand Kembangkan Pendidikan Pertanian

0
BAGIKAN
Rektor UMM, empat dari kiri
UMM perkuat kerjasama pendikan pertanian dengan Kasetsart University, Thailand (foto: humas UMM)

PWMU.CO – Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) semakin intensifkan kerjasama internasional dengan berbagai pihak. Dalam bidang pengembangan pendidikan pertanian, UMM menjalin kerjasama dengan Kasetsart University, Thailand. Penandatanganan memorandum of understanding (MoU) kedua pihak, dilakukan pada kunjungan Rektor UMM Dr Fauzan bersama Pembantu Dekan III Fakultas Pertanian dan Peternakan (FPP) Henik Sukorini dan Asisten Rektor Bidang Kerjasama Luar Negeri, Soeparto, ke Kasetsart  University, Senin (11/4).

Fauzan mengatakan kerjasama yang dilakukan semakin memperkuat salah satu konsep pengembangan akademik UMM yakni one faculty one product. Dengan konsep tersebut, ungkap Fauzan, nantinya setiap fakultas di UMM menjalin kemitraan dengan universitas yang berkualitas di luar negeri. ”Kasetsart sangat terkenal dan maju dalam bidang pendidikan pertanian, maka kerjasama kami arahkan pada bidang tersebut,” ujar Fauzan, Minggu (17/4).

Sementara Henik Sukorini merencanakan pada bulan September mendatang, FPP UMM mulai mengirimkan beberapa teknisi bidang pertanian ke Kasetsart  University, untuk diberi pelatihan mengenai pengembangan teknologi pertanian selama satu bulan. ”Hasilnya akan diterapkan secara berkala di beberapa daerah di Indonesia yang telah bermitra dengan UMM,” terang Henik.

Terpisah Soeparto mengungkapkan, UMM saat ini lebih menitiktekankan pada program intensifikasi dan optimalisasi kerjasama yang telah dilakukan sebelumnya. Karena dari segi kerjasama dengan perguruan tinggi mancanegara, diakui Soeparto, UMM sudah banyak sekali menjalin kerjasama.

”Kedepan UMM akan terus memperkuat jalinan kerjasama yang sudah dibangun sebelumnya, khususnya di kawasan Asia Tenggara. Di era MEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN) saat ini kerjasama dengan universitas di ASEAN lebih diutamakan,” pungkasnya. (Humas UMM/aan)

Tinggalkan Balasan