Pelajar Muhammadiyah Sabet Juara Robot di Jepang

754
0
BAGIKAN
Raynoor, Dhuha dan Caesar usai menerima medali pada ajang IISRO (Foto: Nurkholis/PWMU.CO)

PWMU.CO – Yang Muda yang berprestasi. Ungkapan yang pantas diberikan kepada 3 siswa SD Muhammadiyah 1 Ponorogo (Muhipo) yang berhasil memborong medali pada ajang International Islamic School Robotic Olympiad (IISRO) 2017.

Kompetisi yang berlangsung di Tokyo Jepang, Jumat-Sabtu 10-11 november 2017 ini telah membawa Raynoor Favian Jiwani, Dhuha Alif Ramadhani, dan Caesar Wahyu Aji Wibisono meraih medali emas dalam cabang Robot RC Soccer Junior dan medali emas pada cabang Robot Sumo Junior untuk kelas beregu.

Sedangkan untuk perorangan Raynoor meraih medali emas dalam cabang Robot Gathering Junior, dan medali perunggu pada cabang Robot Maze Solving Junior.

(Baca: https://www.pwmu.co/40764/2017/11/nayya-dari-sekolah-pinggiran-melaju-pada-grand-final-indonesia-got-talent-2017/)

Dhuha, siswa kelas 6 SD Muhipo ini berhasil meraih medali perak dalam cabang Robot Gathering Junior dan medali perunggu pada cabang “Robot Maze Solving Junior.

Dan Caesar, meraih medali perak pada cabang Robot Gathering Junior dan medali perak dalam cabang Robot Maze Solving Junior.

Dihubungi PWMU.CO, Senin, (13/11/2017) Triono Ali Mustofa M PdI, kepala SD Muhipo mengungkapkan rasa syukur atas prestasi yang telah diraih siswanya.

“Alhamdulillah, semua karena usaha dan keuletan mereka serta bimbingan guru pembina. Tentu saja ini atas ijin Allah,” tuturnya.

(Baca juga: https://www.pwmu.co/41129/2017/11/nasywa-sang-juara-panjat-tebing-cilik-muhammadiyah/)

Triono menyampaikan bahwa SD Muhipo memiliki ekstrakurikuler  komunitas robot untuk memberikan wadah bagi siswa yang memiliki minat dan bakat dalam bidang robotik.

Sementara dihubungi pada Selasa, (14/11/2017), Caesar Wahyu Aji Wibisono, salah satu peserta olimpiade mengaku senang dan terharu atas prestasi yang telah diraihnya.

“kemenangan ini adalah amanah yang harus dipertahankan, namun bagaimanapun kita hanya bisa berdoa dan berikhtiar, hasil akhirnya Allah yg menentukan,” ungkap Caesar yang mengaku masih sedikit lelah setelah kedatangannya dari Jepang semalam.

Dan yang tidak kalah penting perannya atas prestasi ini adalah Nurkholis Spd, pembimbing tim robotik dari SD Muhipo ini mengungkapkan rasa syukurnya atas prestasi diraih siswa binaannya.

Nurkholis menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah medukung. “Saya mengucapkan terimakasih untuk semua, khususnya kepada wali murid atas dukungannya mulai dari pendanaan, tenaga, pikiran, dan lain-lain sehingga kami bisa mengikuti Olimpiade Robotik di Jepang,” pungkasnya. (Afi)

Tinggalkan Balasan