Hebat! Di Ajang Kompetisi SMK Tingkat Dunia, Indonesia Berjaya

44
0
BAGIKAN
Tim Indonesia di WSC Abu Dhabi 2017 berpose berlatar West Wing Hotel Abu Dhabi. (Foto Pahri/PWMU.CO)

Catatan Perjalanan Pahri, Principal S bMKM 7 Gondanglegi

PWMU.CO – Satu pekan saya bersama 54 kepala SMK Jawa Timur berada di Uni Emerat Arab (UEA), mengikuti perhelatan akbar kompetisi siswa vokasi tingkat dunia. Hasil-nya membanggakan. Prestasi Indonesia di ajang World Skill Competition (WSC) Abu Dhabi 2017, patut mendapat acungan jempol. Berdasar total poin dari 29 bidang lomba yang diikuti, Indonesia bertengger di ranking 11 dari 77 negara anggota WSC. Dengan perolehan 2 silver, 1 brown, dan 12 medallion for excellence.

BERITA TERKAIT Puluhan Juta Rupiah Siap Menanti Tim WSC Indonesia yang Berjaya di Abu Dhabi

Juara umum WSC Abu Dhabi 2017 dipegang Rusia. Kemudian Brazil diposisi kedua dan China di ranking ketiga. Jika dibanding kemampuan siswa vokasi di tingkat Asia Tenggara, delegasi Indonesia pantas berbangga. Meninggalkan jauh delegasi dari Thailand yang menempati posisi 19. Kemudian Malaysia di ranking 25, Singapore di nomor urut 27 dan Vietnam yang berada di ranking 40.


Andri Gilitasha (dua dari kiri) peraih silver restaurant service. (Foto istimewa/PWMU.CO)

Penyumbang medali WSC Abu Dhabi 2017 Indonesia berasal dari bidang lomba: restaurant service (medali silver atas nama Andre Gilitasha), prototype modelling (medali brown atas nama Rizki), dan medallion for excellence di antaranya: electrical intalations, (Wahyu Resawardana), dan industrial control (Graha Louvit Shamaratungga).

Kompetisi terakbar siswa vokasi tingkat dunia ini, membuktikan bahwa anak muda Indonesia tidak kalah terampil dibanding dengan anak negara maju yang high technology. “Anak muda Indonesia sebenarnya memiliki potensi dan talenta yang luar biasa, kami yakin bila kerjasama SMK dan industri semakin intens, maka di ajang WSC mendatang Indonesia akan berada di tiga besar dunia,” kata Kasubdit Kesiswaan Direktorat PSMK Kemendikbud RI, Dra Nur Widyani MM, penuh optimis.

Kasubdit Kesiswaan Dra Nur Widyani MM (kiri), Kapus VEDC Malang Dr Sumarno (nomor 2 dari kiri) dan Dirjen Kemendikbud RI Hamid Muhammad, PhD. (nomor 3 dari kiri) berpose di arena WSC Abu Dhabi 2017. (Foto Pahri/PWMU.CO)

Apa yang disampaikan Nur Widyani itu sangat beralasan, dalam kondisi sekolah vokasi Indonesia yang serba terbatas dan belum optimal link and mach dengan Industri, anak-anak Indonesia sudah menunjukkan prestasi nya. Sudah mengharumkan Indonesia di kancah dunia.

BERITA TERKAIT Bangga, Merah-Putih Berkibar di Antara 77 Bendera Dunia Peserta Kompetisi WSC di Uni Emirat Arab

Jawa Timur memberikan kontribusi besar dalam kesuksesan tim Indonesia di WSC Abu Dhabi 2017. Dari tujuh siswa yang masuk Tim WSC, anak-anak Jawa Timur memberi sumbangan 2 silver, 1 perunggu dan 2 medallion for excellence. “Ini tak lepas dari support Pak De Karwo sebagai Gubenur dan Pak Syaiful Rohman sebagai Kadiknas yang luar biasa besar perhatiannya pada SMK,” kata Kabid SMA-SMK Dinas Pendidikan Propensi Jawa Timur di Arena WSC Abu Dhabi.

Selamat Tinggal WSC Abu Dhabi 2017 dan Selamat Datang WSC Kazan Rusia 2019. SMK Bisa, SMK Hebat! (*)

Royal Brunei Airlens, 19 Oktober 2017.

Tinggalkan Balasan