Ketua Aisyiyah Itu Wafat Usai Shalat Isya

18
0
BAGIKAN
pwmu.co/maghfur
Petakziah tetangga, kolega, dan aktivis Aisyiyah berkumpul di rumah duka Jl. Sumatra VI/8 Jember.

PWMU.CO-Kabar duka kembali beredar. Dra Hj Sri Ningsih SU (65), mantan Ketua Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Jember dua periode 2000-2010, meninggal dunia, Senin (16/10/2017) malam.  Jenazahnya dikebumikan tadi siang.

Hadir di rumah duka Jl. Sumatra 6 No. 8 Jember Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Jember, KH Kusno, Rektor Unmuh Jember, Dr. Muhammad Hazmi DESS, kolega dosen, kerabat,  dan aktivis Aisyiyah setempat.

Rektor Unmuh Jember, Dr  Muhammad Hazmi DESS, menjelaskan, Ibu Sri Ningsih meninggal setelah shalat Isya berjamaah dengan suaminya. ”Menurut cerita suaminya, begitu selesai salam, Bu Sri Ningsih langsung lunglai,” katanya. Segera saja dibawa ke RS Bina Sehat tapi kemudian dinyatakan sudah meninggal.

Berita terkait: Tokoh Pendidik Kota Pasuruan Itu Berpulang

Menurut Hazmi, sosok Bu Sri Ningsih adalah senior di kalangan Muhammadiyah dan Aisyiyah karena itu dihormati semua kalangan. Orangnya lemah lembut dan mengayomi. ”Karena itulah terpilih memimpin PD Aisyiyah sampai dua periode. Beliau juga anggota MUI Jember mewakili perempuan,” ujarnya.

Selama memimpin Aisyiyah, sambung dia, banyak bekerja sama dengan Pemkab Jember melaksanakan beberapa program seperti pemberantasan buta huruf dan peningkatan kesehatan masyarakat. Juga membangun panti asuhan putri yang dikelola PDA.

Selain aktif di Aisyiyah, Sri Ningsih juga mengajar di Universitas Negeri  Jember  (UNJ) dan Unmuh Jember. Di UNJ mengajar sastra sedangkan di Unmuh memegang mata kuliah Bahasa Indonesia. Dia pensiun dua tahun lalu. (maghfur, sgp)

Tinggalkan Balasan