Rela Berdiri untuk Bisa Baca Buku Terbaru Perpustakaan Keliling

4
0
BAGIKAN
Mobil perpustakaan keliling jadi rebutan anak-anak SD Muhammadiyah 9 Kota Malang. (Foto Uzlifah/PWMU.CO)

PWMU.CO – Budaya literasi melalui gemar membaca sejak dini menjadi salah satu program SD Muhammadiyah 9 Malang. Untuk itu, beberapa upaya dilakukan sekolah yang
terletak di Jalan Tumenggung Suryo No 5 Kota Malang. Salah satunya adalah bekerjasama dengan perpustakaan keliling. hal tersebut.

Kepada PWMU.CO Selasa, (17/10/17), Kepala Sekolah SD Muhammadiyah 9 Sony Darmawan menyampaikan bahwa kunjungan perpustakaan keliling ternyata sangat dinantikan oleh semua siswa, mulai kelas 1 sampai kelas 6, meskipun di sekolah juga sudah ada perpustakaannya.

BACA: Ke Kandang Sapi Kami Belajar ….

Sony sangat bersyukur bahwa proses panjang kerjasama ini bisa kini membuahkan hasil. “Dengan kesabaran melalui proses panjang akhirnya kerjasama ini bisa berjalan. Pihak perpustakaan keliling sudah menjadwalkan kunjungan ke sekolah kami 1 bulan sekali, dan itu penting untuk menambah referensi bacaan anak-anak karena buku-buku yang disuguhkan selalu berbeda di setiap kunjungan,” papar Sony.

Hal tersebut dibenarkan oleh Loresta SPd, guru kelas satu. Dia mengatakan bahwa program penanaman budaya literasi sejak dini sangat tepat sekali, “Beragam buku yang disuguhkan oleh perpustakaan keliling menjadi daya tarik tersendiri bagi anak-anak,” ujarnya.

Lihat saja, ujarnya, setiap mobil perpustakaan keliling datang, anak-anak sangat antusias, seperti yang terlihat pada Rabu (11/10/17) lalu. “Mereka selalu berebut untuk bisa menjadi yang pertama dalam memilih dan membaca buku-buku yang dibawa perpustakaan itu. Mereka sangat menikmati, bahkan karena asyiknya, sampai ada yang ingin berlama lama membaca, meskipun sambil berdiri,” ujar Tata, panggilan akrab Loresta .

Dia menambahkan, mungkin karena buku yang dipinjamkan itu tidak boleh dibawa pulang dan hanya dua jam dalam setiap kunjungan. “Itupun hanya satu kali dalam satu bulan, sehingga anak-anak tidak ingin kehilangan kesempatan baik tersebut,” jelas aktivis Nasyiatul Aisyiyah Kota Malang itu. (Uzlifah)

Antusias membaca buku. (Foto Uzlifah/PWMU.CO)

Tinggalkan Balasan