Menengok Tradisi Literasi di Negara Maju

Menengok Tradisi Literasi di Negara Maju

429
0
BAGIKAN
Dikdasmen PWM Jatim
Peserta ISCMIE Majelis Dikdasmen PWM Jatim mengikuti kelas indoor di AAC Singapore (Foto: Dikdasmen PWM)

PWMU.CO – Setelah bersilaturahim dengan Muhammadiyah Singapura, peserta International Summer Camp for Muhammadiyah Inspiration Education (ISCMIE) 2016 Majelis Dikdasmen PWM Jawa Timur pada hari kedua, Rabu (30/03) mengikuti beberapa agenda. Salah satunya mengikuti kelas indoor untuk memperdalam kemampuan berbahasa Inggris dengan native speaker, yang merupakan  kerjasama Dikdasmen PWM Jatim dengan Academies Australasia College (AAC) yang berlokasi di jalan Middle Road Singapura.

Selanjutnya peserta yang berjumlah 30 orang diajak berkunjung ke National Library of Singapore, agar peserta mendapatkan pengalaman tentang bagaimana tradisi literasi yang berkembang di Negara tersebut. ”Melalui observasi ini, kami berharap agar siswa dan guru memperoleh inspirasi bagaimana budaya membaca dan mencitai ilmu pengetahuan mampu mendorong kemajuan dan kualitas suatu bangsa,” ungkap Pahri, salah seorang pendamping ISMIE 2016 yang juga Kepala SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi Malang.

Lebih lanjut Pahri menjelaskan peserta diajak melihat koleksi buku-buku yang ada, baik yang berbahasa Inggris, Melayu dan China. Hal itu memberi pengalaman tentang habitus membaca masyarakat Singapura. ”Melihat tradisi literasi masyarakat Singapura, tidak heran mereka mampu bersaing dengan negara-negara maju lainnya,” papar Pahri. Hal ini diperkuat dengan hasil survey Program for International Student Assessment (PISA) beberapa tahun ini yang menempatkan singapura pada posisi tiga besar dunia,”.

Untuk itu menurut Pahri sekolah Muhammadiyah di Jawa Timur dapat mereduplikasi tradisi literasi tersebut di lingkungan sekolah.  ”Maka perlu gerakan revolusioner untuk membangun tradisi literasi di lembaga pendidikan Muhammadiyah bila ingin menjadi sejajar dengan mereka (negara maju),” lanjut Pahri. (huda/aan)

TIDAK ADA KOMENTAR

Tinggalkan Balasan