Beranda Persyarikatan Kepala SMPM 2 Didaulat Jadi “Kepala Suku” Sekolah Jayapura

Kepala SMPM 2 Didaulat Jadi “Kepala Suku” Sekolah Jayapura

0
BAGIKAN
Kepala SMPM 2 Didaulat Jadi “Kepala Suku” Sekolah Jayapura
Foto bersama peserta didik dan guru SMP Muhammadiyah 2 Surabaya dan SMP Muhammadiyah 2 Jayapura (foto: istimewa)

PWMU.CO – Suasana mendung sedang mengiringi kegiatan pagi hari ini di Surabaya. Cuaca ini tidak mempengaruhi kegiatan di SMP Muhammadiyah 2 Surabaya, yang sedang menerima kunjungan SMP Muhammadiyah Jayapura, Papua, (29/3). Beranggotakan kepala sekolah, guru, dan perwakilan komite sekolah, serta 10 siswa pengurus IPM setempat, mereka sedang “studi banding” ke sekolah yang berlokasi di Jl. Genteng Muhammadiyah ini.

“Kami sengaja menyambut kedatangan dari SMP Muhammadiyah 2 Jayapura ini dengan kegiatan alamiyah di sekolah kita,” jelas kepala sekolah, Ir Sudarusman. Tak heran jika sambutan yang tersaji adalah berbagai adegan latihan siswa dalam mengasah ketangkasan olahraga di sekolah yang terkenal dengan “sekolah olahraga” ini. Sambutan diawali dengan kegiatan para tamu untuk melihat secara langsung para siswa-siswi SMPM 2 yang sedang latihan Tapak Suci dan Olahraga yang lainnya. “Barulah setelah itu dilanjutkan dengan selayang pandang  profil dan sejarah tumbuh kembang sekolah kami,” lanjut Sudarusman.

Kepala SMPM 2 Didaulat Jadi “Kepala Suku” Sekolah Jayapura
Penyerahan cinderamata “kepala suku” dari Budiyani untuk Sudarusman (foto: istimewa)

Meski belum pernah bertemu sebelumnya, suasana akrab langsung terjadi antara siswa dari dua sekolah ini, dan juga gurunya. Tidak terkecuali jalinan antara guru dengan para siswa. “Meski jauh, kami bersyukur diterima dengan sangat baik di sekolah ini. Seperti tidak ada batas yang memisahkan dua sekolah berjauhan ini, terutama saling membagi rasa dan berbagi pengalaman,” jelas Kepala SMPM 2 Jayapura, Budiyani.

Tidak ketinggalan, sebuah cindera mata unik dari SMPM 2 Jayapura disematkan kepada Sudarusman. Budiyani menyematkan topi bermotif burung Cenderawasih kepada Ketua Lembaga Seni Budaya dan Olahraga (LSBO) PWM Jatim ini. “Kami berharap kerangka berpikir kepala SMPM2 bisa menjadi kepala suku bagi kami di sekolah Jayapura, meski secara fisik berada di Surabaya,” jelas Budiyani. Artinya, beerbagi pengalaman memajukan sekolah di Surabaya untuk sekolah di Papua, khususnya Jayapura, diharapkan tidak berakhir dengan berakhirnya kunjungan ini. (raya)

Tinggalkan Balasan