Thohir: Pemerintah tanpa Muhammadiyah Stagnan

Thohir: Pemerintah tanpa Muhammadiyah Stagnan

369
0
BAGIKAN
Suasana foto bersama dengan jajaran Pemkab dan Forpimda dalam Musyda PDM Madiun
Suasana foto bersama Prof Thohir Luth dengan jajaran Pemkab dan Forpimda dalam Musyda PDM Madiun (Foto: Istimewa)

PWMU.CO – Warga Muhammadiyah Kabupaten Madiun begitu antusias  menghadiri Musyawarah Daerah (Musyda) Muhammadiyah Kabupaten Madiun di Aula Mas Mansyur SMKM 3 Dolopo, Jl Raya Dolopo Madiun, Hari ini (27/3). Tampak ribuan warga hadir menyemarakan perhelatan Musyda yang dibuka oleh Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur Prof Thohir Luth.  Dalam kesempatan tersebut hadir Bupati Kabupaten Madiun Muhtarom, S.Sos bersama jajaran Forpimda Madiun.

Thohir Luth mengatakan  Muhammadiyah hadir memberi pencerahan untuk bangsa Indonesia. Konstribusi nyata Muhammadiyah untuk bangsa tak bisa dipungkiri lagi. Hal itu terlihat dari gerakan dakwah Muhammadiyah yang menyentuh semua sektor, baik pendidikan, kesehatan maupun ekonomi, serta dengan unit-unit pemberdayaan umat maupun pelayanan sosial “Sesuai tema besar yang diusung Muhammadiyah, yakni dakwah pencerahan menuju indonesia berkemajuan. Maka, membawa Indonesia berkemajuan adalah bagian dari jihad fisabilillah kita,” Papar dia.

Untuk itu kedepan menurut Thohir Muhammadiyah harus terus membina dan mengembangkan hubungan baik dengan pemerintah. Hal itu dalam rangka membangun bangsa yang lebih maju, mandiri dan bermartabat. “Pemerintah tanpa Muhammadiyah akan stagnan dan pemerintah tanpa muhammadiyah akan tersendat,” ungkapnya.

Sementara Bupati Kabupaten Madiun Muhtarom meminta Muhammadiyah agar selalu bermitra dengan pemerintah untuk membangun madiun yang berkemajuan. ”Muhammadiyah memilki peran penting dalam membangun bangsa,” ungkap dia.  (aan)

TIDAK ADA KOMENTAR