Ketua PWM Jatim Launching MBS Jetis

Ketua PWM Jatim Launching MBS Jetis

552
3
BAGIKAN
Peresmian MBS Jetis
Ketua PWM Jatim Dr. Saad Ibrahim meresmikan gedung MBS Jetis Ponorogo (Foto: Faruq)

PWMU.CO – Dakwah Muhammadiyah di Ponorogo dalam bidang pendidikan semakin berkembang. Hal ini ditunjukkan dengan semakin banyak berdirinya sekolah-sekolah Muhammadiyah. Terbaru, telah dilaunching gedung Muhammadiyah Boarding School (MBS) Jetis, Ahad (27/3) oleh Ketua PWM Jatim Dr. Saad Ibrahim. Adapun yang didaulat sebagai direktur adalah Drs. H Muh Syafruddin MA. Dia didampingi Drs.Muh Djahid MA yang duduk sebagai wakil direktur kurikulum. Sedangkan Abdul Hanif Madjid Amrullah SAg ditunjuk menjadi wakil direktur pengasuhan.

Dalam sambutannya, Dr. Saad Ibrahim ketua PWM Jatim berpesan bahwa kunci kebesaran sebuah lembaga pendidikan adalah sabar dan tekun. Dia juga menyampaikan, tidak selalu yang datang belakang itu kecil. Rasulullah juga datang belakangan. Beliau rasul terakhir, namun menjadi yang utama di antara para rasul.

Saad menambahkan, yang harus dilakukan adalah penguatan pondok dengan memberikan penguasaan baca kitab, Bahasa Arab dan Bahasa Inggris. Selanjutnya adalah penguatan dalam pembelajaran ushul fiqih. Terakhir adalah penguatan ilmu pengetahuan. “Kita harus bisa ciptakan Ibnu Sina atau Ibnu Khaldun yang baru. Pesantren modern haruslah merujuk pada science. Ilmu pengetahuan yang merujuk Alquran dan Assunnah,” katanya.

Sementara itu, Drs. H. Maftuh Bahrul Ilmi MHi wakil dari Kankemenag Ponorogo mengucapkan selamat atas dilaunchingnya MBS Jetis. Dalam acara tersebut, dia juga menyerahkan SK pesantren. “SK ini menegaskan bahwa MBS Jetis merupakan ponpes ke 87 di Ponorogo dan urutan ke- 7 dari ponpes Muhammadiyah di Ponorogo. Mudah-mudahan berjalan dengan pesat,” ujar Maftuh

Sedangkan, Ketua Panitia H. Katimun SPd mengucapkan terimakasih kepada Kepala Kemenag yang telah menerbitkan sertifikat izin. Terima kasih juga disampaikan ketua panitia kepada para donatur yang telah membantu pendirian MBS Jetis Ponorogo.“Terima kasih atas dukungan semua dalam pendirian MBS Jetis. Semoga amal ibadah kita berkah,” tuturnya. (arifah/ilmi)

 

3 KOMENTAR

  1. Berdirinya MBS di jetis ponorogo jawa timur merupakan tonggak sejarah berdirinya pondok pesantren modern muhammadiyah di ponorogo yang akan mencetak kader umat bangsa dan persyarikatan..sekaligus mengantarkan generasi yang memiliki kecerdasan ukhrowi dan duniawi secara seimbang

  2. Amiin
    Mohon bantuan agar diadakan pelatihan perawatan jenazah di Ponorogo. Kmrn terjadi, saudara saya perempuan meninggal dunia, krn saudara kandung tinggal berjauhan akhirnya dirawat keluarga suami.
    Miris, cara nemandikan dan mengkafani jauh dr syariat.
    Dan lbh miris lagi proses merawat jenazah dipimpin modin laki2!! Yang tanpa beban melihat aurat alm. Kakak saya..