Tertibkan Pegawai AUM Ber-NBM yang Tak Aktif di Kegiatan Persyarikatan

Tertibkan Pegawai AUM Ber-NBM yang Tak Aktif di Kegiatan Persyarikatan

2138
0
BAGIKAN
Bertempat di SMK Muhammadiyah 3 Singosari, Ahad (4/9), Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Malang bersama dengan Majelis dan Lembaga PDM mengadakan Turba (turun kebawah) kelima Cabang Muhammadiyah.
Bertempat di SMK Muhammadiyah 3 Singosari, Ahad (4/9), Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Malang bersama dengan Majelis dan Lembaga PDM mengadakan Turba (turun kebawah) kelima Cabang Muhammadiyah.

PWMU.CO – Bertempat di SMK Muhammadiyah 3 Singosari, Ahad (4/9), Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Malang bersama dengan Majelis dan Lembaga PDM mengadakan Turba (turun kebawah) kelima Cabang Muhammadiyah. Agenda Turba ke kawasan utara Kabupaten Malang ini dihadiri oleh PCM Singosari, Lawang, Karangploso, Pakis dan Jabung.

Salah satu point penting yang menjadi agenda turba dan koordinasi ini adalah pendataan warga Muhammadiyah setempat. Proses pendataan yang dilakukan dengan cara, Majelis Pendidikan Kader (MPK) PDM Kabupaten Malang mendistribusikan blangko anggota. Kemudian digelar bimbingan teknis (bimtek) untuk pengisian blanko pendataan anggota Muhammadiyah di lima PCM setempat.

”Pendataan anggota Muhammadiyah di Kabupaten Malang ini merupakan program unggulan dari MPK PDM Kabupaten Malang. Semoga pendataan ini bisa selesai hanya dalam kurun waktu satu tahun saja,” kata Ahad Abdul Jalil MPd, Ketua MPK PDM Kabupaten Malang.

(Baca: Haedar Nashir: Ideologisasi Bagi Amal Usaha Muhammadiyah dan Waspadai Munculnya Gerakan 4G pada Amal Usaha Muhammadiyah)

Abdul menegaskan, pendataan anggota Muhammadiyah perlu segera dilakukan. Itu agar jumlah anggota Muhammadiyah dapat diketahui secara pasti dan valid. Proses pendataan anggota ini sendiri dilakukan secara berjenjang. Dari Ranting hingga Cabang.

”Berapa jumlah anggota Muhammadiyah seharusnya bisa diketahui secara pasti?. Bukan hanya sekadar klaim seperti yang selama ini terjadi,” keluhnya.

Agenda Turba kemudian berlanjut dalam sesi diskusi dan dialog. Dalam kesempatan itu muncul beberapa usulan dan masukan. Salah satunya tentang pentingnya pendataan guru, staf dan karyawan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM). Karena mereka yang bekerja di AUM disinyalir memiliki NBM, namun tidak aktif dalam kegiatan-kegiatan Muhammadiyah.

”Itu perlu ditertibkan dan dilakukan pendataan riil melalui Ranting Muhammadiyah tempat mereka berdomisili,” ungkap Ahmad Saifuddin Mhum selaku Ketua PCM Singosari.

Kedepan, Ahmad berharap dengan pelaksanaan program pendataan yang valid, maka secara umum dapat diketahui sejauh mana potensi Muhammadiyah Kabupaten Malang.

Dalam sesi penutup agenda ini dilakukan Bimbingan Teknis (Bimtek) tatacara pengisian blanko pendataan anggota Muhammadiyah oleh Jumain SPdI, salah seorang anggota MPK PDM Kabupaten Malang. (izzudin/aan)

TIDAK ADA KOMENTAR