Beranda Persyarikatan Pusat Penyakit Manusia Ada di Perut

Pusat Penyakit Manusia Ada di Perut

0
BAGIKAN
PDA Surabaya
Pemeriksaan kesehatan yang diadkan PDA Kota Surabaya. (foto: tri)

PWMU.CO – Dalam rangka untuk selamatkan generasi penerus bangsa dari ancaman penyakit tuberkulosis (TB) dan HIV Aids, Majelis Kesehatan Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Kota Surabaya mengadakan Seminar Kesehatan, di Gedung Dakwah Muhammadiyah, Jl Sutorejo 69 Kota Surabaya.

Suhadi selaku PDM Kota Surabaya dalam sambutan pembukaan mengatakan, sumber atau pusat penyakit manusia ada di perut. Karena itu perut harus dijaga, diatur, dijaga dan disucikan. ”Maka jagalah pola makan kita dengan memakan-makanan yang baik dan halal, serta menerapkan pola hidup yang sehat,” kata Suhadi, Sabtu (27/8).

(Baca: TB-HIV Care Aisyiyah Gelar Rakorwil dan Aisyiyah Gugah Pemkot untuk Surabaya Bebas TB dan HIV)

Lain lagi dengan yang disampaikan PDA Kota Surabaya Alifah Hikmawati SThI. Menurut Alifah, generasi muda saat ini merupakan potret yang menggambarkan generasi bangsa di masa mendatang. Apabila generasi muda tidak membanggakan, maka bisa berpotensi lahirnya generasi gagal di masa mendatang.

”Sangat penting diperlukan, peran dan  sumbangsih Aisyiyah untuk dapat mencetak generasi emas di masa mendatang. Khususnya generasi yang terbebas dari TB dan HIV Aids,” paparnya.

Sementara dalam sesi seminar, dr Shofi selaku narasumber menjelaskan, TB adalah penyakit menular yang disebabkan oleh kuman Mycobacterium tuberkulosis yang menyerang seluruh tubuh. Dan terbanyak menyerang paru-paru manusia. Atau biasa disebut sebagai TB paru.

”Penting bagi kita untuk dapat mengetahui gejala, cara penularan dan pengobatannya sedini mungkin. Penyakit TB bisa dideteksi, maka perlu untuk terus disoasialisasikan ke masyarakat luas,” jelasnya.

(Baca: Aisyiyah Proaktif Tanggulangi TB dan HIV dan Ketika Ribuan Perempuan Muda dari Penjuru Indonesia Bersatu Lawan Kejahatan Anak)

Senada dengan itu, Dr. Mukarromah sebagai narasumber utusan PWA Jawa Timur menegaskan, perlunya sosialisasi dan pembekalan pengetahuan  penyakit menular TB dan HIV Aids di masyarakat. ”Sebagai kader TB Aisyiyah harus  terus mensosialisasikan bahaya TB dan HIV Aids,” tegasnya di hadapan 200 peserta.

Sebelum diselenggarakannya Seminar Kesehatan, terlebih dulu diadakan pemeriksaan kesehatan, baik kolesterol,  gula darah dan asam urat secara gratis bagi peserta seminar hari ini.(tri/aan)

BAGIKAN

Tinggalkan Balasan