Tak Menutup Kemungkinan JSM akan Runtuhkan Konglomerasi Asing

Tak Menutup Kemungkinan JSM akan Runtuhkan Konglomerasi Asing

542
0
BAGIKAN
Kajian Ekonomi
Peserta nampak antusias mendengarkan pemaparan narsumber Kajian Ekonomi MEK PDM Jember (Foto: Magfur)

PWMU.CO – Sebagai bagian dari upaya untuk penguatan ekonomi umat, Majelis Ekonomi dan Kewirausahaan (MEK) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Jember mengadakan Kajian Ekonomi dan Silaturahmi MEK se-Karesidenan Besuki di Aula SMA Muhammadiyah 3 Jember, Ahad (14/8).

Kegiatan tersebut diikuti oleh perwakilan PCM se-Kabupaten Jember maupun perwakilan PDM se-eks Karesidenan Besuki.  Selain itu hadir pula dalam acara itu jajaran anggota dan Ketua MEK PDM Jember Kholid Ashari, juga Wakil Ketua PDM Jember Dima Akhyar dan Ali Fauzi.

(Baca: Ternyata, Para Cukong yang Menguasai Indonesia dan Din Syamsuddin: Liberalisasi, Tantangan Muhammadiyah Hari Ini)

Dima Akhyar dalam sambutannya menggungkapkan, melalui kajian ekonomi ini diharapkan mampu memberikan stimulus dan pemahaman akan pentingnya penguatan ekonomi umat. Tidak kalah penting adalah diperlukan adanya sebuah rumusan maupun langkah-langkah yang membuat ekonomi umat Islam ini bangkit, khususnya warga Muhammadiyah.

”Saat ini fokus Muhammadiyah adalah penguatan dibidang ekonomi yang kini menjadi pilar ketiga Muhammadiyah, selain Pendidikan dan kesehatan. Maka penting dilakukan usaha untuk penguatan ekonomi umat Islam, khususnya warga Muhammadiyah,” katanya.

Senada dengan itu, Ketua MEK PWM Jatim Dr Ec. Indra N. Fauzi selaku narasumber dalam paparannya menyatakan, sesuai amanat Musywil Muhammadiyah Jatim di Sidoarjo, MEK PWM Jatim terus berupaya untuk menjadikan ekonomi sebagai pilar ketiga Muhammadiyah.

(Baca: Inisiasi Penguatan Ekonomi sebagai Pilar Kemandirian dan Dorong Jihad Ekonomi PDM Sumenep)

Indra menambahkan, pentingnya usaha untuk membangkitkan daya saing ekonomi umat Islam. Karena umat Islam, khususnya warga Muhammadiyah memiliki potensi besar untuk mampu menandingi kekuatan konglomerasi ekonomi asing.

”Saat ini kekuatan asing menguasai ekonomi Indonesia. Maka Muhammadiyah harus tampil merubah itu. Dengan mengerahkan segala potensi yang ada. Tidak menutup kemungkinan bahwah Muhammadiyah melalui AUM akan mampu meruntuhkan konglomerasi asing di Indonesia,” ujarnya.

Di akhir kegiatan Kajian Ekonomi dan Silaturahmi MEK se-Karesidenan Besuki ini, akhirnya disepakati untuk pembentukan wadah bagi penguatan ekonomi umat yakni melalui pembentukan Jaringan Saudagar Muhammadiyah (JSM) Jember. (Maghfur/aan)

TIDAK ADA KOMENTAR

Tinggalkan Balasan