3 Cara Dakwah Pencerahan ala Muhammadiyah

3 Cara Dakwah Pencerahan ala Muhammadiyah

1574
0
BAGIKAN
Tamhid Masyhudi
Sekretaris PWM Jawa Timur Ir Tamhid Masyhudi

PWMU.CO – Sebagai gerakan dakwah Islam, Muhammadiyah dituntut untuk mampu menghadirkan spirit pencerahan di tengah-tengah masyarakat. Dengan hadir secara langsung untuk membimbing dan membina umat. Sehingga dakwah pencerahan yang bertujuan untuk menjadikan manusia yang merdeka dapat tercapai.

”Muhammadiyah merupakan gerakan dakwah Islam amar ma’ruf nahi munkar. Dengan tujuan untuk mewujudkan masyarakat Islam yang sebenar-benarnya. Maka gerakan dakwah Muhammadiyah harus dapat memberikan pencerahan umat,” kata Sekretaris Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur Ir Tamhid Masyhudi dalam pembukaan Musycab ke-5 PC Muhammadiyah Solokuro di Perguruan  Muhammadiyah Tebluru, Solokuro, Lamongan, Ahad (7/8).

(Baca: Tipe-Tipe Warga Muhammadiyah versi Abdul Mu’ti dan 3 Cerita Jatuh-Bangun Kyai Dahlan Mendirikan dan Pertahankan Sekolahan)

Lebih lanjut Tamhid menyampaikan, dakwah pencerahan Muhammadiyah itu bisa dilakukan dengan tiga cara. Pertama, melakukan proses pembebasan. Itu dilakukan agar umat bisa terbebas dari jerat kemiskinan, kebodohan, dan ketertinggalan. ”Proses pembebasan dilakukan untuk menjadikan manusia jadi insan mandiri,” paparnya.

Kemudian, kedua adalah pemberdayaan. Sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Dengan kualitas SDM yang ada, lanjut Tamhid, nantinya secara perlahan tapi pasti akan mampu untuk memaksimalkan potensi ekonomi Indonesia. Sehingga Indonesia menjadi bangsa yang berkemajuan.

(Baca: Arina Hayati, Perempuan yang Hibahkan Tanahnya 1,5 Hektare untuk Muhammadiyah dan Terkait Banyaknya Guru yang Dilaporkan ke Polisi, Ini Pesan Mendikbud untuk Pelajar)

Terakhir, ketiga adalah semangat untuk berjuang memajukan Muhammadiyah dengan keikhlasan. Sebagaimana yang diajarkan KH. Ahmad Dahlan. ”Berpegang pada teologi Al-maun, maka warga Muhammadiyah harus senantiasa semangat dan gemar untuk beramal sholeh. Karena amal sholeh itu yang nanti memudahkan dan menyelamatkan hidup kita. Baik didunia maupun di akhirat. Setiap amal sholeh yang kita lakukan itu tidak akan pernah hilang, tetapi justru itu merupakan tabungan untuk kita,”ujarnya. (Kubu/aan).

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

Tinggalkan Balasan