Beranda Persyarikatan Hajriyanto: Ceramah Itu Jangan Sedikit-sedikit Bid’ah, Sesat, Haram, dan Masuk Neraka!

Hajriyanto: Ceramah Itu Jangan Sedikit-sedikit Bid’ah, Sesat, Haram, dan Masuk Neraka!

0
BAGIKAN
Peremian Masjid
Ketua PP Muhammadiyah Hajriyanto Y Thahari membubuhkan tanda tangan di prasasti sebagai simbol peresmian Masjid At-Taqwa Pondok Permata Suci PCM Manyar. (Foto: Zaenal Arifin)

PWMU.CO – Sebagai seseorang yang diberi amanah untuk mengelola masjid, maka Takmir Masjid harus dapat dan berkewajiban untuk bisa memakmurkan masjid. Kerena sejatinya tujuan dan tugas utama dari Takmir adalah untuk memakmurkan masjid. Demikian petikan isi tausiyah Ketua PP Muhammadiyah Dr Hajriyanto Y Thohari di sela-sela peresmian Masjid At-Taqwa Pondok Permata Suci Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Manyar, Kabupaten Gresik, Sabtu malam (6/8).

Hajri mengatakan, syiar dakwah Islam itu harus disampaikan dengan cara mengembirakan. Para penceramah atau da’i yang dihadirrkan Takmir, juga diharuskan bisa bercerita dan menyampaikan tausiyah dengan cara yang menggembirakan pula.

(Baca: Dakwah Itu Jangan Menakut-nakuti, Apalagi Menyudutkan Pihak Lain dan Tipe-Tipe Warga Muhammadiyah versi Abdul Mu’ti)

”Jangan berceramah menakut-nakuti. Sedikit-dikit mengatakan bid’ah, sesat, haram dan masuk neraka. Itu akan membuat jama’ah jadi tidak betah dan tidak tertarik lagi beribadah di masjid kita,” kata Hajri di hadapan para jama’ah yang hadir.

Lebih lanjut Hajri menekankan pentingnya untuk menjadikan masjid-masjid yang ada sebagai pusat dari syiar dakwah Islam yang berkemajuan. Terutama masjid-masjid Muhammadiyah. ”Takmir Masjid yang ada dituntut untuk kreatif dalam mengadakan beragam kegiatan yang bisa memakmurkan masjid,” tekannya.

Dalam kesempatan itu Hajri juga menginggatkan, sebagai kader Muhammadiyah kita harus terus bersemangat untuk berjuang di jalur dakwah, untuk membesarkan dakwah Islam melaui Muhammadiyah. “Karena ber-Muhammadiyah itu menggembirakan,” lanjut Hajri menegaskan dalam memahami Islam, kita dituntut harus kaffah. “Jangan sampai kita menjadi Islam yang sentoloyo,” imbuhnya.

(Baca: Jangan Jadi Umat Islam Sontoloyo dan Muhammadiyah Tak Punya Musuh, karena Selalu Bergembira Melayani Umat)

Atas diresmikannya Masjid At-Taqwa, Ketua Takmir Masjid Anas Thohir, MAg mengaku bersyukur. Dia juga berterima kasih kepada semua pihak yang telah ikut andil untuk membantu berdirinya masjid. “Semoga dengan berdirinya masjid ini, membuat geliat dakwah Muhammadiyah Cabang Manyar semakin bertambah semarak untuk mencerahkan umat,” tandasnya. (Arifin/aan)

Tinggalkan Balasan