Ada Dua Tipe Manusia Baik di Dunia, Anda Masuk yang Mana?

Ada Dua Tipe Manusia Baik di Dunia, Anda Masuk yang Mana?

662
0
BAGIKAN
Direktur Lazismu drh Zainul Muslimin Lazismu Jatim bersama salah seorang guru TPQ (foto istimewa)
Direktur Lazismu Jatim drh Zainul Muslimin bersama salah seorang guru TPQ (foto istimewa)

PWMU.CO – Semangat khairunnas anfauhum linnasi atau sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya, mendorong Lazismu untuk terus berbagi memberi manfaat pada sesama.

“Sebagai bagian dari Persyarikatan Muhammadiyah, Lazismu yang memiliki semboyan Berbagi untuk Negeri harus tetap bersamangat menjalankan misinya,” ungkap Direktur Lazismu PWM Jatim Drg Zainul Muslimin saat membuka kegiatan “Silaturahim dan Pemberian Bingkisan pada Ustadz/Ustadzah TPQ, Abang Becak, Warga Rusun Binaan, dan Warga Kampung Binaan” yang diselenggarakan Lazismu Surabaya.

Dalam acara yang diselenggarakan di Masjid Baiturrohim Sutorejo, Surabaya, Ahad (31/7) ini dibagikan sebanyak 200 paket sembako senilai @ Rp 150 ribu. Paket ini dibagikan 3 bulan sekali, sehingga total senilai Rp 450 ribu per orang.

(Baca: Lazismu Targetkan Sembelih 100.000 Sapi pada Idul Kurban 1437 dan Beasiswa Lazismu Antarkan Anak dari Penyandang Tunanetra Ini Lulus Kuliah 7 Semester)

Dengan semangat ingin menjadi yang terbaik, kata Zainul, maka Lazismu meneguhkan diri untuk bersama-sama men-support guru-guru Taman Pendidikan Alquran (TPQ) yang telah memilih jalan terbaik sebagai pengajar Alquran. “Khairukum man taallamal quran waallamahu (sebaik-baik kalian adalah yang mau belajar Alquran dan mengajarkannya),” kata Zainul mengutip sebuah sabda Nabi Muhammad SAW.

Jadi dalam konteks ini, ujar Zainul, ada dua manusia terbaik. Pertama yang hidupnya bermanfaat bagi sesama dan kedua orang yang belajar Alquran dan atau yang mengajarkannya. “Kami, Lazismu dan para donatur, berusaha menjadi kelompok baik yang pertama, sementara guru-guru ngaji insyaallah masuk tipe manusia baik kedua. Dan kami ingin senantiasa dekat dan membersamai orang-orang baik yaitu guru-guru Alquran,” ungkap Zainul.

Zainul mengatakan bahwa TPQ memiliki arti penting bagi pendidikan anak-anak usia dini. Pendidikan Alquran yang disampaikan pada usia itu akan terpatri dalam diri mereka. “Maka hendaklah para guru melakukannya dengan ikhlas semata-mata mencari ridha Allah Swt,  meskipun dengan imbalan materi yang sangat minum.”

(Baca juga: Lazismu Luncurkan Web dan Aplikasi Zakat Supermudah dan Dua Kembar Peyandang Disabilitas Ini Temukan Semangat Hidup sejak Terima Kursi Roda dari Lazismu)

Aktivis dakwah yang juga pengusaha ini mengingatkan bahwa jika dalam urusan dunia kita selalu lebih jeli dan cerdas mana yang terbaik, seharusnya begitu juga untuk urusan akhirat. ”Pilihan-pilihan amaliah kita semestinya adalah amalan shalihah, yaitu amalan yang bersandar pada perintah Allah SWT dan ada contoh dari Rasulullah Muhammad SAW,” tururnya.

Di akhir pesannya, Zainul mengajak umat Islam, khususnya kader Persyarikatan, untuk saling bahu membahu menguatkan diri dalam gerakan dakwah amar makruf nahi munkar. “Gerakan dakwah Muhamadiyah berkomitmen mewujudkan masyarakat Islam yang sebenar-benarnya dalam balutan semangat Islam yang berkemajuan.” (MN)

TIDAK ADA KOMENTAR

Tinggalkan Balasan