1520 Siswa Sekolah Rujukan Nasional Itu Sambut Ajaran Baru dengan Optimis

1520 Siswa Sekolah Rujukan Nasional Itu Sambut Ajaran Baru dengan Optimis

764
0
BAGIKAN
d0d9a790-fa9e-4973-9f97-63d204b7efed
Pelepasan balon sebagi simbolis dimulainya tahun ajaran baru Smamda. (Foto: Arif Hanafie)

PWMU.CO – Semarak dan optimistisme terlihat dari raut wajah siswa-siswi Smamda (SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo) sesaat sebelum memasuki Masjid an-Nur. Itu cukup beralasan, karena hari ini (18/7) merupakan hari pertama para siswa tersebut masuk sekolah. Acara yang bertajuk menyambut ajaran baru tahun 2016/2017 pun diselenggarakan dengan Kepala Smamda Wigatingsih, M.Pd. sebagai pemandunya.

Wigatingsih dalam sambutanya mengucapkan rasa syukurnya, karena tahun 2016 ini, Smamda kembali dipercaya oleh masyarakat. Itu terbukti dari penerimaan siswa baru yang sebanyak 538  siswa dan terbagi menjadi 14 rombel (rombongan belajar). ”Artinya Smamda ini sangat “gemuk”, karena tahun sebelumnya ada 12 rombel dan saat ini jumlah total siswa Smamda sebanyak 1520 siwa” katanya.

(Baca: Sekolah Muhammadiyah yang Bertabur Prestasi Itu, Kini Jadi Sekolah Rujukan Nasional dan Muhammadiyah Kembali Lahirkan Kepala Sekolah Berprestasi)

Apalagi, terang Wigatingsih Smamda merupakan sekolah rujukan nasional. Ini artinya sekolah ini menjadi contoh sekolah lain. Konsekuensinya, lanjut  Wigatingsih seluruh warga sekolah harus saling membahu untuk menunjukkan kualitas dan keunggulan sekolah.

Labih dari itu, Wigatingsih yang juga guru Bahasa Indonesia ini juga mengatakan, pasca Ramadhan menjadi pijakan awal kita untuk hidup lebih baik. “Kalau dulu kita sangat disiplin menunaikan amalan-amalan di bulan Ramadhan, sholat di awal waktu, terjaga puasanya, terjaga sifat kejujurannya, maka di bulan Syawal ini kita patut melanjutkan kebiasaan yang baik-baik itu, bagaikan kepompong yang menjadi kupu-kupu. Indah dan anggun. Maka jadikan momen ini untuk berubah lebih baik dari heri kemarin, lebih baik belajarnya maupun akhlaknya,” tegas Wigatingsih, M.Pd

Wigatingsih berharap, untuk selalu menjaga hubungan antara guru dan siswa agar selalu harmonis. “Mari kita bangun pendidikan di Smamda berlandaskan persaudaraan yang kuat, demi terciptanya nuansa belajar yang aman, tentram dan tentu menggembirakan,” jelasnya. Pembukaan ajaran baru lebih meriah dengan dilepaskannya balon udara di halaman Smamda oleh Kepala sekolah dan seluruh siswa siswi Smamda. (Hanafie/aan)

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR