Beranda Kabar Umum Penjaga Seni di Bumi Wali Itu Tiada

Penjaga Seni di Bumi Wali Itu Tiada

0
BAGIKAN
WhatsApp-Image-20160718
Almarhum Lenon Machali, saat dikunjungi Lazismu Gresik, Jumat (15/7) lalu (foto Lazismu Gresik)

PWMU.CO –  Lenon Machali, seniman pemerhati dan penjaga kesenian Kota Gresik, kini telah tiada. Guru SMAM 1 Gresik yang beralamat di Jalan Dr Soetomo Gang 12 Nomor 7 Gresik ini meninggal dunia pada usia ke-63 tahun, pagi hari ini (18/7). Pria yang juga dipercaya sebagai Ketua Lembaga Seni Budaya dan Olahraga (LSBO) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Gresik 2015-2020 ini meninggalkan banyak pelajaran tentang pentingnya kesenian dalam membentuk manusia yang seutuhnya.

Suami Sri Wahyuni ini meninggalkan dua anak: Kalam Jauhari dan Wahyu Lazuardi. Keseharian Lenon Machali dihabiskan untuk menjaga api kesenian di Gresik. Lenon, sejak tahun 1980 telah membesut Teater Cager. Hingga kini masih eksis dan menjadi bengkel seni bagi anak-anak muda di Gresik.

(Baca: H Bisri Ilyas, Pengusaha Dermawan Itu Berpulang dan Pejuang Pengentasan PSK Itu Telah Tiada)

Sampai akhir hayatnya, Lenon telah menghasilkan delapan buku puisi. Baik yang ditulis sendiri maupun dalam bentuk antologi. Salah satunya kumpulan puisi berjudul Pesisir Sang Kekasih. Puisi yang diterbitkan pada 2011 itu berisi suara hati Lenon tentang Gresik serta perubahannya dari waktu ke waktu.

Bahkan, atas dedikasi kecintaannya dan usahanya untuk menghidupkan teater di Kabupaten Gresik melalui sanggar dan sekolah, di tahun 2011 Lenon Machali mendapat penghargaan dari Gubernur Jatim, Soekarwo, bersama 9 seniman lain se-Jatim. Pemberian apresiasi Pemerintah Provinsi Jatim atas kontribusinya dalam perkembangan kebudayaan itu dilaksanakan di Gedung Taman Budaya Durasim Surabaya, (6/1/12).

(Baca: Muhammadiyah Gresik Resmikan Ponpes “Ulul Albab” dan Dibutuhkan Sinergitas agar SMAM 1 Gresik Tetap Jadi Sekolah Favorit)

Tak hanya itu, Lenon Machali yang merupakan pengajar di SMA Muhammadiyah 1 Gresik acap kali membawa nama harum sekolah melalui kesenian yang memang menjadi keahliannya, baik tingkat provinsi maupun nasional dalam berbagai event kesenian.

”Selamat jalan Pak Lenon. Engkau telah mendahului kami dan kami semua akan menyusulmu. Semoga beliau menerima catatan amalnya dengan tangan kanannya. Semoga Allah swt memudahkan hisabnya dan dimasukkan dalam golongan hambanya yang muttaqien.  Amin,” kata Kepala SMAM 1 Gresik, Ainul Muttaqien. (aan)

Tinggalkan Balasan