Beranda Persyarikatan Apa yang Terjadi? Ketika Bendera Muhammadiyah Terpasang di Kantor Pemkab Blitar

Apa yang Terjadi? Ketika Bendera Muhammadiyah Terpasang di Kantor Pemkab Blitar

0
BAGIKAN
2c267857-7fe1-4dbd-8d85-418072e48a56
Stand bazar Ramadhan Muhammadiyah Kabupaten Blitar yang dijaga ibu Aisyiyah

PWMU.CO – Ada sesuatu yang berbeda dengan halaman Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar yang baru. Pasalnya sepanjang jalan Kanigoro Kabupaten Blitar, lokasi kantor Pemkab, terpasang bendera Muhammadiyah, Aisyiyah dan bendera Majelis Ulama Indonesia (MUI). Usut punya usut ternyata saat ini di tempat tersebut, sedang berlangsung kegiatan bazar Ramadhan yang bertajuk Ramadhan Halal Fair 2016.

Kegiatan yang diselenggarakan atas kerjasama Pemkab Blitar bersama dengan Muhammadiyah, Aisyiyah dan MUI setempat ini dilangsungkan selama tiga hari, dari tanggal 1-3 Juli 2016. Dengan terselenggaranya kegiatan tersebut, masyarakat Kabupaten Blitar dan sekitarnya bisa dengan leluasa memasuki halaman kantor Pemkab Blitar untuk membeli aneka kebutuhan untuk lebaran. Baik pakaian maupun anaka kue khas Kabupaten Blitar.

(Baca: 8 Rating Muhammadiyah Ini Serentak Gelar Musyawarah dalam Waktu dan Tempat Sama dan PDM Kabupaten Blitar Perkuat Ideologi)

Beragam ide ekonomi kreatif pun tersaji di Ramadhan Fair Halal 2016 ini. Salah satunya datang dari deretan stand yang tertata rapi milik Muhammadiyah Kabupaten Blitar yang di kelola oleh Asyiyah. Di  deratan stand tersebut  tersaji produk mblitaran (khas Kabupaten Blitar), berupa kue kering dan jajanan khas Kabupaten Blitar yang sangat cocok dihadangkan saat lebaran nanti.

Ketua PDM Kabupaten Blitar Hidayaturrahman MM  mengungkapkan acara ini terselenggara berkat sinergi antara ulama dan umara Kabupaten Blitar.  ”Alhamdulillah. Gayung pun bersambut dari Bupati Kabupaten Blitar yang akhirnya menyutujui penyelenggaraan kegiatan bazar Ramadhan ini,” katanya.

Hidayaturrahman menambahkan kegiatan ini  dimaksudkan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat dan untuk aspek kemaslahatan masyarakat Kabupaten Blitar dan sekitarnya. ”Semoga stand-stand Muhammadiyah di banjiri masyarakat untuk belanja kebutuhan berlebaran,” harapnya. (aan)

BAGIKAN

Tinggalkan Balasan