Ber-Muhammadiyah Jangan Sekadar Titip Nama, tapi Minim Aksi

Ber-Muhammadiyah Jangan Sekadar Titip Nama, tapi Minim Aksi

363
0
BAGIKAN
15b5034d-967b-4b50-8c96-ccfeeb64c787
Prof Thohir Luth menyampaikan meteri dalam up grading PDM, Majelis dan Lembaga, serta AUM.

PWMU.CO – Sebagai upaya untuk meningkatkan semangat ber-Muhammadiyah, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Ponorogo menyelenggarakan Up Grading bertempat di Aula Universitas Muhammadiyah Ponorogo (UMP), Ahad (26/6) kemarin.

Kegiatan yang bertemakan “Meningkatkan Semangat ber-Muhammadiyah Menuju Terwujudnya Islam Berkemajuan” ini diikuti oleh 230 peserta. Berasal dari unsur jajaran PDM, Majelis dan Lembaga, serta AUM se-Kabupaten Ponorogo.

Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur prof Thohir Luth yang diundang sebagai narasumber dalam tausiyahnya mengeskan dalam mengurus Muhammadiyah harus dengan serius. Tidak boleh ada yang setengah-setengah. Apalagi hanya sekedar titip nama saja.

(Baca: 3 Amanat Ketua PWM Jatim di Ponorogo,  Ketika 4 Ketua Sarapan Bersama dan Wirausaha Sukses Diwisuda Unmuh Ponorogo)

”Jangan sampai ada pimpinan yang sekedar ada nama, namun tidak mau aktif. Apalagi menjadi duri dengan selalu mengkritik kebijakan organisasi. Namun tidak mau melaksanakan keputusan dan berkontribusi kepada persyarikatan Muhammadiyah,” tegasnya.

Sementara di sesi materi yang lain, Anggota DPR RI Kuswiyanto mengkritik Muhammadiyah yang sekarang ini sedang terjangkiti virus membesarkan AUM. Tetapi kurang memperhatikan bagaimana ritual keagamaan warganya. Untuk itu, Kuswiyanto menegaskan perlu adanya kebijakan organisasi yang bisa menggiring warganya untuk lebih meningkatkan kegiatan keagamaan.

”Muhammadiyah tak perlu di ragukan lagi untuk urusan membesarkan AUM, namun jangan lupa untuk terus membina kader dengan bekal dan pemahaman keagamaan yang mumpuni. Muhammadiyah harus perbanyak kader-kader mubaligh,” terangnya. (*/aan)

TIDAK ADA KOMENTAR

Tinggalkan Balasan