Aktivis Muhammadiyah Harus Punya Pribadi Tangguh

Aktivis Muhammadiyah Harus Punya Pribadi Tangguh

251
0
BAGIKAN
21193a62-23ae-40fa-a2d6-af20061cbcaf
Wakil Ketua PWM Nur CHolis Huda dalam sesi materi Pengkaderan Pimpinan dan Karyawan AUM Cabang Krembangan (Foto: Izza Anshory)

PWMU.CO – Sebagai upaya untuk menumbuhkan semangat dalam ber-Muhammadiyah, Pimpinan Cabang Muhammadyah (PCM) Krembangan mengadakan kegiatan pengkaderan untuk para pimpinan dan karyawan Amal Usaha Muhammadyah (AUM) se-Cabang Kerembangan.

Kegiatan yang terselenggara di Gedung Baru SD Muhammadiyah 11 Bangunsari, Ahad (26/6) kemarin tersebut diikuti oleh semua guru beserta karyawan SD dan SMP Muhammadiyah 11 Bangunsari. Selain itu juga diikuti oleh guru-guru TK Aisyiyah 36, 40, 67, 04, dan guru guru TPA, serta Pimpinan Cabang Aisyiah (PCA) Krembangan.

(Baca: Pemuda Muhammadiyah Sahur Bersama di Eks Lokalisasi dan Bangga Jadi Kader Keren Muhammadiyah)

Selama sehari penuh para peserta dibekali dengan beragam materi dan menghadirkan beberapa narasumber yang kompeten. Salah satunya, pada sesi pertama dihadirkan  Wakil Ketua PWM Jatim Nurcholis Huda Msi. Dalam kesempatan itu,  Nurcholis menyampaikan bahwa menjadi aktivis Muhammadiyah harus mempunyai pribadi yang tangguh dan ikhlas. Terutama dalam setiap aktivitas sehari-harinya. Disamping itu aktivis-aktivis Muhammadiyah harus mempunyai integritas.

”Para aktivis Muhammadiyah harus bisa melaksanakan apa yang diucapkannya. Selain itu juga, terpenting adalah bisa menepati setiap janjinya,” terangnya.

Sementara dalam sesi materi yang kedua, dihadirkan sebagai pemateri PDM Surabaya Drs Zayyin Chudlori yang dalam kesempatan itu mengantikan prof Thohir Luth yang berhalangan hadir. Zayyin dalam kesempatan itu menyampaikan materi cara mudah memahami teologi Muhammadiyah.

(Baca: Kaderisasi Bukan Hanya Tugas Guru Kemuhammadiyahan dan Kaderisasi Kunci Membangun Organisasi yang Baik)

f250664a-20eb-4373-8f7d-884c9d94203a
Salah seorang peserta yang mengajukan pertanyaan kepada pemateri (Foto: Izza Anshory)

Dalam materi terakhir, di sesi ketiga dihadirkan narasumber Budi Sugiarto dari media www.detik.com. Dalam kesempatan itu, Budi menyampaikan perlunya membangun networking untuk membesarkan Amal Usaha Muhammadyah (AUM).

Kegiatan pengkaderan untuk para pimpinan dan karyawan Amal Usaha Muhammadyah (AUM) se-Cabang Kerembangan diakhiri dengan acara buka puasa bersama. (Izza Anshory/aan)

 

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR