Inilah Gerak Cepat Majelis Dikdasmen untuk Keunggulan Sekolah Muhammadiyah Gresik

Inilah Gerak Cepat Majelis Dikdasmen untuk Keunggulan Sekolah Muhammadiyah Gresik

691
2
BAGIKAN
Dari kiri: Mustakim, Uripan Nada< dan Dodik Piyambada dalam serah terima Majelis Dikdasmen (foto Nurfatoni)
Dari kiri: Mustakim, Uripan Nada, dan Dodik Piyambada dalam serah terima Majelis Dikdasmen (foto Nurfatoni)

PWMU.CO – Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Gresik bergerak cepat. Berbagai kegiatan dan beberapa kali rapat harian telah dilaksanakan, bahkan sebelum secara resmi mereka dilantik.

Kepada pwmu.co di Kantor PDM Jl Raya Permata 7 Graha Bunder Sri Gresik, Sabtu (25/6), Sekretaris Majelis Dikdasmen PDM Gresik M Fadholi Aziz, Ssi MPd mengatakan, ada 4 kegiatan yang telah dilakukan. Pertama, visitasi pendampingan akreditasi sekolah tingkat SMP dan SMA. “Untuk pendampingan ini tinggal pada SD Muhammadiyah yang baru berlangsung akhir Juli 2016,” kata Aziz.

(Baca: Tiga Perilaku Mistisisme untuk Raih Derajat Taqwa dalam Puasa Ramadhan)

Kedua, pembentukan Panitia Pemilihan (Panlih) Kepala Sekolah SMAM 1 Gresik. “Alhamdulillah, Panlih sudah bekerja dan hasilnya insyaallah selesai pada 1 Juli 2016,” ujarnya. Aziz menjelaskan, proses-proses yang telah dilakukan Panlih di antaranya melakukan fit and proper test (uji kelayakan dan kepatutan), tes psikologi, dan pemaparan visi dan misi. “Ada beberapa nama yang siap diajukan ke PDM Gresik.”

Ketiga, kata Aziz, Majelis sedang menyiapkan rekomendasi untuk pengajuan Surat Keputusan (SK) penetapan Kepala SMPM 1, SDM 1, dan SDM 2 Balongpanggang. “Proses seleksinya sudah berlangsung di PCM Balongpanggang. Majelis Dikdasmen PDM Gresik telah memplenokan dan merekomendasikan ke PDM untuk menetapkan calon kepala sekolah,” kata mantan kepala SD Muhammadiyah Manyar ini. Keempat, serah terima tugas dan tanggung jawab dari Majelis Dikdasmen 2010-2015 pada Majelis Dikdasmen 2015-2020. “Hari ini (Sabtu, 24/6) kita akan melakukan seremonial serah terima itu,” katanya.

(Baca juga: Generasi Z di Mata Pengusaha dan Politisi Sukses Masfuk)

Sekretaris Majelis Dikdasmen PDM Gresik 2010-2015 Drs Ec Uripan Nada MPd, yang hadir dalam serah terima ini menyampaikan berbagai program yang sudah berjalan, kendala, dan harapan untuk Majelis periode ini. “Nanti akan kami serahkan lampiran-lampiran, terutama laporan keuangan,” kata Uripan yang berharap agar program-program yang sudah berjalan dengan baik bisa ditindaklanjuti periode sekarang.

Sementara itu Ketua Majelis Dikdasmen 2015-2020 Ir Dodik Piyambada berjanji akan meneruskan program yang sudah berjalan dengan baik. “Subsidi silang antara sekolah yang ‘basah’ dan sekolah yang ‘kering’, akan kami lanjutkan. Termasuk pelatihan tenaga pendidikan,” katanya.

Dalam kesempatan ini, Dodik mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih pada Majelis periode sebelumnya. “Jangan kuatir Pak Uripan, tetap ada kontinuitas program. Karena banyak juga wajah lama yang masih masuk dalam Majelis ini,” ujarnya.

(Baca juga: Umat Islam Akan Habis jika Tak Bangkit di Bidang Ekonomi)

Wakil Ketua PDM Gresik Mustakim SS MSi yang hadir dalam acara serah terima itu memberikan beberapa penekanan, di antaranya bahwa Majelis atau Lembaga harus melaksanakan pra rapat kerja (raker) sebelum dilaksanakan raker oleh PDM Gresik Agustus mendatang.

Khusus kepada Majelis Dikdasmen yang di bawah koordinasinya, Mustakim mengingatkan bahwa tugas utama Majelis ini adalah mem-branding sekolah-sekolah Muhammadiyah dengan keunggulan tertentu. “Mana sekolah yang diunggulkan dalam bidang seni dan sebagainya. Mungkin nanti harus ada sekolah Muhammadiyah yang diunggulkan dalam bidang riset,” kata pria yang baru saja meraih Juara 1 Pengawas Berprestasi Tingkat Jawa Timur.

Selain itu Mustakim berharap bahwa kualitas SDM guru dan tenaga pendidikan harus ditingkatkan. “Guru-guru dan tenaga kependidikan perlu diikutkan dalam kompetisi yang diadakan pemerintah,” ujarnya. Mustakim meminta Majelis Dikdasmen memfasilitasi agar guru, tenaga pendidikan, dan siswa sering berkompetisi di luar. “Biar mereka bisa bertukar pikiran dengan pihak luar. Termasuk siswa jangan hanya berkompetisi di lingkungan Muhammadiyah saja, karena penghargaan yang diperhitungkan itu yang berasal dari instansi pemerintah,” ujarnya. (MN)

2 KOMENTAR

  1. Saya sangat mengapresiasi langkah Majlis Dikdasmen Pimpinan Daerah Kabupaten Gresik bergerak lebih cepat, semoga lembaga pendidikan Muhammadiyah di Kabupaten Gresik kedepan semakin baik.
    Mohon program subsidi silang antara sekolah basah dan sekolah kering lebih merata sampai lembaga pendidikan di pinggiran desa. Sebab mereka juga masih sangat butuh asupan gizi dalam hal pembiayaan dan manajerial sebuah lembaga pendidikan.