Putra Tokoh NU Itu Pimpin Pemuda Muhammadiyah Sukodadi

Putra Tokoh NU Itu Pimpin Pemuda Muhammadiyah Sukodadi

1000
0
BAGIKAN
ca3b41ea-9045-487d-9801-e3a291be9879
Suasana Musycab Pemuda Muhammadiyah Kecamatan Sukodadi. (foto: baharuddin rohim)

PWMU.CO – Perhelatan Musyawarah Cabang (Musycab) ke-9 Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) Sukodadi yang bertempat di Perguruan Muhammadiyah Surabayan, Kecamatan Sukodadi, Kabupaten Lamongan berlangsung dengan sukses. Zaenal Abidin yang merupakan utusan dari PRPM Keduwul akhirnya terpilih mengantikan seniornya, demisioner Ketua Umum PCPM Sukodadi Moh Wahidin.

Dalam Musycab yang diikuti oleh perwakilan 16 PRPM Se-Kecamatan Sukodadi, Zaenal yang merupakan putra pertama dari pasangan Wasir (alm) dan Yarsih, keluar sebagai peraih suara terbanyak, dan akhirnya oleh musyawirin diberi mandat untuk memimpin PCPM Sukodadi periode 2014-2018.

(Baca: Kakak-Adik Anak Penjual Timba Keliling, Pimpin Muhammadiyah-Aisyiyah Sukodadi Lamongan dan Narkoba dan HIV-AIDS Meningkat, Saatnya Muhammadiyah-NU Bersatu)

Zainal dalam sambutannya bercerita tentang masa kecilnya yang dibesarkan dalam lingkungan Nahdhotul Ulama (NU). Zaenal mengakui diirinya lahir dari seorang ayah yang merupakan tokoh NU di Kecamatan Bancar, Kabupaten Tuban. Namun kondisi itu tak membuat hasrat Zaenal untuk mendalami ilmu agama menjadi terpuaskan. Zaenal malah memilih hijrah ke Lamongan untuk belajar di Ponpes Sabillah Sukodadi. Dari sinilah Zaenal kenal dan aktif menjadi kader Muhammadiyah.

”Saya menjadi kader Muhammadiyah di Ranting Keduwul ini melalui proses panjang. Banyak yang saya rasakan, sehingga saya akhirnya memilih aktif di Muhammadiyah,” paparnya.

(Baca: Tentara Ini Jadi Ketua Ranting Muhammadiyah dan Wakafkan Rumah-Tanahnya untuk Dakwah dan Kisah Siswa Katholik yang Selamatkan Sekolah Muhammadiyah di Kutai Kartanegara)

Lebih lanjut Zaenal mengajak semua elemen untuk bersatu mewujudkan pemuda Muhammadiyah yang mandiri dan berkemajuan. Selain itu Pemuda Muhammadiyah harus terus konsisten berada dijalur dakwah. Terutama dakwah Islam yang bernafaskan amar ma’ruf nahi munkar.

”Sudah sewajarnya Pemuda Muhammadiyah harus saling merangkul, mensupport, dan guyup dalam berdakwah amar ma’ruf nahi munkar. Tentunya  dengan semata-mata mengharap ridha Allah swt,” imbuhnya.

Dalam Musycab tersebut hadir demisioner Ketua Umum PCPM Sukodadi Moh Wahidin SE dan juga Ketua Umum PDPM Lamongan Sutono SE. Selein itu juga hadir di tengah Musycab Ketua PCM Sukodadi Mustain S.Ag. (BR/ aan)

TIDAK ADA KOMENTAR