Hidup di Desa, Jangan Jadi Minder

Hidup di Desa, Jangan Jadi Minder

289
1
BAGIKAN
94c2172a-f454-4358-b9bb-392c0c67aaf7
Ketua PWPM Jatim Pradana Boy saat memberikan materi di BAD

PWMU.CO – Semangat dalam menggeliatkan dakwah Islam di bulan Ramadhan begitu nampak. Meski berlokasi jauh dari Kota. Dengan akses jalan sempit ditambah ketiadaan sinyal telephon seluler, namun tidak menyurutkan langkah Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) Modo menyelenggarakan Baitul Arqom Dasar (BAD).

Kegiatan yang terselenggara selama dua hari (19-20/6) di Dusun Kedung, Desa Kedungwaras, Kecamatan Modo, Kabupaten Lamongan ini, diikuti oleh 75 peserta yang berasal dari 12 PRPM se-Kecamatan Modo.

(Baca: Kita adalah Media, Kita Dibaca atau Ditonton dan 3 Pesan Ketua PWPM di Pelantikan PDPM Kota Malang)

Dalam kesempatan itu hadir Ketua PWMPM Jatim Dr Pradana Boy ZTF sebagai narasumber. Menurut Boy kegiatan yang terselenggara jauh dari kota ini menjadi penanda bahwa gerakan ide dan pemikiran Muhammadiyah tidak hanya terbatas pada jarak.

“Inilah salah satu lika-liku dari dakwah yang harus disertai dengan niat, semangat maupun keikhlasan,” kata Boy.

Menurut Boy dengan hidup di desa yang letaknya jauh dari kota, jangan kemudian menjadikan kita minder, apalagi mematikan semangat kita untuk maju. ”Bagi kebanyakan orang kampung yang juga lahir di pelosok seperti saya ini, bisa lulus sarjana itu dianggap sudah sangat membanggakan. Namun, karena di desa ada Muhammadiyah dengan lembaga pendidikan yang mengajarkan Islam berkemajuan. Maka dari sana saya terdorong untuk akhirnya menyelesaikan pendidikan S3,” ujar Boy.

(Baca: Duet Pemuda Sukodadi-Pucuk Selenggarakan Baitul Arqam)

Sementar Ketua PCPM Modo Ismuhadi berharap dari kegiatan ini, minimal mampu memunculkan kader Persyarikatan. Terlebih, kata Ismuhadi bisa melahirkan kader bangsa maupun kader umat. ”Kehadiran Ketua PWPM Jatim Pradada Boy dalam BAD ini, tentu bisa menjadi semangat tersendiri bagi para peserta. Terutama semangat untuk bisa hadir,” katanya.

Selain materi tentang ke-Muhammadiyahan yang disampaikan langsung oleh Pradana Boy, kegiatan BAD juga diisi dengan materi lain, yakni materi tentang Kewirausahaan dan al-Islam yang disampaikan oleh PDPM Lamongan Afif Afandi. Kegiatan tersebut diakhiri dengan acara sahur bersama dan juga shalat subuh berjamaah. (aan)