Beranda Headline Dua Kembar Peyandang Disabilitas Ini Temukan Semangat Hidup sejak Terima Kursi Roda

Dua Kembar Peyandang Disabilitas Ini Temukan Semangat Hidup sejak Terima Kursi Roda

0
BAGIKAN
Nurlaila dan Nurlaili, putri kembar Zulaikah penyandang disabilitas penerima bantukan kursi roda Lazismu Surabaya (foto Adit)
Berdiri dari kiri: Mohammed Ibrahim Bararay, Zulaikhah, Sunarko, Abdul Hakim (wakil Ketua Lazismu Surabaya), dan seorang relawan, bersama Nurlaila dan Nurlaili (kursi roda) (foto Adit)

PWMU.CO – Rasa haru itu tak bisa dibendung: air matanya tumpah. Zulaikah tak kuasa memendamnya. Ia sangat bahagia. Karena kedua anak kembarnya: Nurlaila dan Nurlaili, yang cacat sejak lahir, menemukan semangat hidup sejak keduanya mendapat bantuan kursi roda dari Lazismu Surabaya.

“Saya ucapkan terima kasih banyak pada Lazismu,” kata Zulaikah sambil terisak saat memberi testimoni dalam acara “Aksi Bersama untuk Sesama dengan Kado Ramadhan”, yang diselenggarakan Lazismu Surabaya, di Aula Jatim Expo International, Sabtu (18/6) sore.

(Baca: Beasiswa Lazismu Antarkan Anak dari Penyandang Tunanetra Ini Lulus Kuliah 7 Semester dan Memberi Tak Harap Kembali: Kisah Nyata Ketika Din Syamsuddin Bertemu Seorang Ibu di Pesawat)

Kondisi ekonomi membuat Zulaikah pasrah ketika dua anak kembarnya itu diketahui mengalami disabilitas sejak lahir. Oleh karena itu, ia sangat bahagia ketika ada bantuan kursi roda dari lembaga zakat, infak, dan shadaqah milik Muhammadiyah ini.

Zulaikah mengungkapkan, sejak anaknya mendapat bantuan kursi roda, semangat hidupnya tumbuh kembali. “Mereka kini bisa bergaul dengan sesama temannya,” ujarnya.

Zulaikan bercerita, jika dulu kedua anaknya hanya bisa berbaring di tempat tidur dan tidak melakukan kegiatan apa-apa, sekarang setiap hari keduanya bisa bermain dengan anak seusianya. “Semoga Lazismu bertambah maju dan besar sehingga dapat membantu warga cacat dan kurang mampu lainnya seperti kedua anaknya,” katanya berharap.

(Baca juga Kisah Mbah Saturi, Wonder Women Sepuh dari Gondanglegi) dan Hidup Harus Bermanfaat, Jangan Kalah dengan Relawan Perlintasan Kereta Api)

Testimoni Zulaikah itu disampaikan di hadapan 100 warga kurang mampu dan 5 penyandang disabilitas. Mereka diundang oleh Lazismu Surabaya untuk menerima paket bingkisan Kado Ramadhan, berupa sembako dan uang. Sedangkan 5 penyandang disabilitas, yaitu mereka yang dalam kondisi cacat fisik tidak dapat berjalan, menerima bantuan kursi roda.

Dalam acara yang diadakan menjelang berbuka puasa tersebut dihadiri oleh Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Surabaya Mohammad Ibrahim Bararay, perwakilan Lazismu Jatim dan beberapa perwakilan donatur.

(Baca juga: Begini Cara Lazismu Perbanyak Hafidz Alquran dan Berbagi adalah Cara Lazismu Pererat Tali Silaturrahmi)

Ibrahim menyatakan, di bulan Ramadhan yang penuh rahmat, berkah, dan ampunan ini, hendaknya diisi oleh setiap Muslim yang mampu dengan menunaikan zakat dan sedekah. “Ini saatnya berbagi dengan kelebihan yang kita miliki kepada sesama yang membutuhkan, sebagai amalan mulia,” tutur Ibrahim sambil menasehati agar yang kurang mampu pun jangan berkecil hati jika tidak bisa berbagi atau memberikan sedekah.

”Masih banyak amalan shaleh yang bisa dikerjakan oleh insan Muslim yang beriman, seperti menolong orang yang butuh pertolongan. Bahkan senyum pun bisa bermakna sedekah bila diberikan dengan ikhlas,” ujarnya. Pendeknya, kata Ibrahim, setiap waktu harus diisi dengan kegiatan yang bermanfaat. Tidak ada ruang kosong bagi umat Islam untuk tidak melakukan apa-apa di bulan Ramadhan.

(Baca juga: Lazismu Luncurkan Web dan Aplikasi Zakat Supermudah dan Lazismu Salurkan Bantuan Renovasi Masjid)

Sementara itu, Ketua Lazismu Surabaya Sunarko mengatakan, kegiatan Kado Ramadhan ini merupakan kegiatan serentak yang dilakukan oleh seluruh jaringan Lazismu di tanah air. “Lazismu Surabaya sendiri di bulan Ramadhan ini mempunyai dua agenda penyerahan Kado Ramadhan, satu di Jatim Expo International ini dan nanti pada akhir Ramadhan, di Gedung Dakwah Muhammadiyah Surabaya,” ungkapnya.

Sunarko menjelaskan, program “Tebar Seribu Kursi Roda” adalah program unggulan Lazismu Surabaya selama periode lima tahun ke depan. “Hingga bulan Juni 2016 ini sudah direalisasikan 10 kursi roda kepada penyandang disabilitas, terutama anak-anak dan kaum lanjut usia,” katanya.  Menurutnya, dibutuhkan dana Rp 1,2 M untuk pengadaan 1.000 kursi roda sebagai target Lazismu Surabaya pada periode 2015-2020.

(Baca juga: Ayu sang Hafidzah Tunanetra dari Panti Aisyiyah Itu, Jadi Penguji Indonesia Menghafal dan Ayu Gadis Tunanetra Itu ‘Sihir’ Peserta Kajian Ramadhan Muhammadiyah Jatim)

Pemberian 100 paket Kado Ramadhan dan 5 kursi roda ini diserahkan secara simbolis oleh Wakil Ketua PDM Surabaya M Ibrahim Bararay, perwakilan Lazismu Jatim Aditio Yudono, dan Wahyudi, yang mewakili donatur.  Acara ditutup dengan buka puasa bersama yang diteruskan dengan shalat Isya dan tarawih di mushala arena Kampoeng Ramadhan di Jatim Expo International. (Adit).

Tinggalkan Balasan