Berikut Destinasi Wisata di Malang yang Diabadikan dalam Buku Fotografi

Berikut Destinasi Wisata di Malang yang Diabadikan dalam Buku Fotografi

165
0
BAGIKAN
d83ff0f2-0ceb-4108-b4e3-95ea85f8d1bb
Mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi UMM memamerkan karya foto yang dijadikan buku. (Foto: Humas UMM)

PWMU.CO – Setelah sukses meluncurkan dua buku bergenre fotografi yakni “Simple” dan “Pasar”, Program Studi (Prodi) Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali meluncurkan buku bertema fotografi. Buku yang diberi judul “Traveling” ini, mengangkat lima jenis tempat wisata di Malang Raya. Diantaranya wisata candi, sumber air, coban, pantai, serta wisata budaya dan kuliner.

Salah satu mahasiswi yang berpartisipasi menulis dalam buku, Sophia Mega Sabila mengatakan, merasa tertantang saat mengerjakan proyek buku fotografi ini.  Wanita yang kebagian tugas untuk mengambil foto di wisata paralayang mengaku agak kesulitan  untuk mendapatkan foto yang diinginkan.

(Baca: Ketika ‘Kasih Ilahi Tak Bertepi’ Membuat Air Mata Bercucuran dan Sukses Mahasiswa UMM Tulis 8 Buku)

”Cukup susah karena terhalang kabut yang selalu menutupi pandangan, dan juga terbatasnya jam buka rumah pohon di tempat tersebut. Namun hasil fotonya cukup memuaskan. Semoga buku fotografi yang terbit ini dapat menginspirasi mahasiswa yang lain untuk terus berkarya dengan caranya masing-masing,” ujar mahasiswi asli Malang ini.

Hal senada juga disampaikan Afifah Rachmawati dan juga Ade Jamal Akbar. Afifah yang kebagian memotret di Coban Pelangi  merasakan kesulitan untuk mendapatkan pelangi yang diharapkan. Begitu pula dengan Ade yang mendapatkan tugas memotret di Pantai Gatra. ”Agak susah mendapatkan hasil yang diinginkan. Karena cuaca yang seringkali mendung,” ujar Afifah dan Ade, yang hobi fotografi ini.

(Baca: Perkuat Tradisi Keilmuan dengan Bedah Buku)

Sementara  Rahadi MSi selaku dosen mata kuliah Dasar Fotografi mengungkapkan, sedikitnya ada 250 karya foto dari 202 mahasiswa Ilmu Komunikasi angkatan 2015 yang diterbitkan dalam buku ini. ”Dengan adanya buku ini, semoga dapat memberikan referensi bagi para traveler yang ingin berlibur di Malang dan memberikan edukasi baru tentang aturan-aturan di tempat wisata agar terjaga kelestariannya,” tandasnya. (Nas/aan)

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR