Gerilya Komunitas Muhammadiyah Bawean Rantau untuk Majukan Pulau Tempat Kelahirannya

Gerilya Komunitas Muhammadiyah Bawean Rantau untuk Majukan Pulau Tempat Kelahirannya

255
0
BAGIKAN
Pertemuan KMBR dengan PDM Gresik di Gedung Dakwah Muhammadiyah (foto Wardikin)
Pertemuan KMBR dengan PDM Gresik di Gedung Dakwah Muhammadiyah (foto Wardikin)

PWMU.CO – Komunitas Muhammadiyah Bawean Rantau (KMBR) terus bergerak. Terpanggil untuk ikut memajukan Pulau Bawean, khususnya Persyarikatan Muhammadiyah, mereka melakukan sejumlah pertemuan dengan membahas berbagai topik. Untuk kali ke-3 mereka berkumpul dan bertemu dengan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Gresik. Pertemuan ditempatkan di Gedung Dakwah Muhammadiyah (GDM), Senin (17/10) malam.

Pertemuan yang juga dihadiri Ketua PDM Gresik Drs Taufiqullah A Ahmady, Wakil Sekretaris PDM M Thoha Mahsun Sag, dan Ketua Majelis Dikdasmen PDM Gresik beserta anggotanya ini membahas tiga agenda. Pertama, persiapan Musyawarah Cabang Muhammadiyah-Aisyiyah Sangkapura-Tambak Pulau Bawean yang akan dilaksanakan pada 4-5 November 2016. Kedua, peningkatan kualitas pendidikan Muhammadiyah Bawean dan ketiga, penguatan struktur kelembagaan Komunitas Muhammadiyah Bawean Rantau.

(Baca: Warga Muhammadiyah Asal Pulau Bawean Usul Pembentukan Cabang Istimewa Daratan)

Dalam sambutannya, Taufiqullah A. Ahmady menyampaikan bahwa PDM Gresik direncanakan akan datang ke Pulau Bawean untuk menghadiri Musycab di sana.  Selain itu ia berpesan agar jangan sampai ada kader Muhammadiyah yang dibuang atau ditinggalkan. “Seburuk-buruknya perbuatan yang telah dilakukan oleh kader Muhammadiyah, agar tetap dirangkul.”

Ketua Majelis Dikdasmen Ir Dodik Priyambodo, menyampaikan tekadnya untuk membantu memajukan sekolah Muhammadiyah di Bawean. Untuk itu Majelis ini akan berkunjung ke Pulau Bawean pada 27–30 Oktober 2016 mendatang. “Tujuan kunjungan ini untuk mengetahui kondisi yang sebenarnya, serta mendapat sebanyak-banyaknya informasi terkait keberadaan sekolah Muhammadiyah di Bawean,” kata dia. Dari sana, tambah Dodik, diharapkan akan dapat merumuskan strategi pengembangan sekolah Muhammadiyah Bawean.

(Baca juga: Terharu Mendengar Madrasah Muhammadiyah Bawean Belum Punya Komputer, 27 Sekolah Ini Gotong Royong Iuran 1000-an)

Perlu diketahui sekolah Muhammadiyah di Bawean terdiri dari Kelompok Bermain (KB), TK, Madrasah Diniyah Aisyiyah (MDA) Sangkapura, MDA Tambak, MIM Daun, SMPM 3 Sangkapura, MTs Daun, SMAM 2 Sangkapura, dan SMKM 4 Daun.

Dodik juga berharap keterlibatan warga KMBR untuk aktif membantu agenda ini. Pesan itu langsung disambut salah saorang Warga KMBR, yang berikrar akan memberi bantuan berupa sebuah laptop untuk sekolah Muhammadiyah Bawean.

Sedangkan terkait penguatan kelembagaan Komunitas Muhammadiyah Bawean Rantau, telah dibentuk Dewan Penasehat yang terdiri dari 5 orang yaitu: Ir H Asy’ari MM, H Sihabuddin, Muhammad Ilyas, H Kemas Adil dan Hj Siti Hamidah, SST MKes. (Kemas S. Rizal)

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR