Transfer Kepala Sekolah, Upaya Majukan Pendidikan ala Muhammadiyah 

Transfer Kepala Sekolah, Upaya Majukan Pendidikan ala Muhammadiyah 

742
0
BAGIKAN

 

Ketua Majelis Dikdasmen PWM Jatim Arbaiyah Yusuf saat memberikan sambutan dalam pelantikan Kepala Sekolah SD Muhammadiyah 2 Sidoarjo.
Ketua Majelis Dikdasmen PWM Jatim Arbaiyah Yusuf saat memberikan sambutan dalam pelantikan Kepala Sekolah SD Muhammadiyah 2 Sidoarjo.

PWMU.CO – Senin (3/10) di aula SD Muhammadiyah 2 Sidoarjo telah berlangsung pelantikan Kepala Sekolah SD Muhammadiyah 2 Sidoarjo. Kader Muhammadiyah Moh. Hudi resmi menjadi kepala sekolah baru setelah dilantik oleh Ketua PDM Sidoarjo Mashud.

Pelantikan disaksikan oleh Ketua Majelis Dikdasmen PWM Jatim Arbaiyah Yusuf, serta dihadiri oleh PCM Kecamatan Sidoarjo, seluruh tenaga pendidik dan staf administrasi SD Muhammadiyah 2 Sidoarjo.

Moh Hudi adalah kader Muhammadiyah yang selama ini menjadi tenaga pendidik SD Muhammadiyah 1 Pucanganom Sidoarjo. Sebagai nakhoda baru, dia diharpkan bisa membangun trust, accountable dan menambah perolehan piala yang telah diperoleh sebelumnya.

(Baca: Muhammadiyah Kembali Lahirkan Kepala Sekolah Berprestasi dan Astajab, Besar di Kampung Kini Kepala Sekolah SMA Rujukan Nasional)

Ketua PDM Sidoarjo Mashud dalam sambutannya  berpesan bahwa sebagai pendidik adalah amanah Allah SWT. Pendidik bertugas untuk mencetak kholifah fil ardhi, manusia yang unggul dan berakhlak mulia.

“Sebagai tenaga pendidik, guru harus mampu mencetak generasi-generasi terbaik sebagai penerus kita. Mempersiapkan mereka agar mampu berjuang untuk bangsa dan agama dengan sebaik mungkin,” katanya.

Sementara itu, Ketua Majelis Dikdasmen PWM Jatim Arbaiyah Yusuf mengatakan bahwa pendidikan Muhammadiyah abad 21 itu ada misi dan visi yang jelas. Titik beratnya berada pada keikhlasan yang profesional, kepeloporan yang diteladani, ukhuwah islamiyah yang menumbuhkan jaringan-jaringan.

“Selanjutnya, Kepala sekolah Muhammadiyah harus punya keterampilan leadership dan skill management untuk menuju core community trust,” tuturnya.

(Baca: Inilah 8 Gelar Juara Nasional yang Disabet oleh Tenaga Kependidikan, Guru, dan Sekolah Muhammadiyah)

Dia menegaskan, pergantian kepala sekolah tidak harus diambil dari sekolah itu sendiri. Seperti ada guru SD Muhammadiyah 2 diangkat jadi Kepala SD Muhammad Sedati dengan gaji murni dari PCM Sidoarjo, dan guru SMP Muhammadiyah 1 Sidoarjo diminta menjadi kepala SMK di Surabaya.

“Ada juga Kepala SMP Muhammadiyah 1 diambil dari SMA Muhammadiyah 2 sidoarjo. Dan, hari ini kepala Sekolah SD Muhammadiyah 2 diambil dr SD Muh 1. Itu tidak masalah sama sekali. Karena semuanya melalui proses tes dan psychotes secara profesional. ( fauzan/ilmi)⁠⁠⁠⁠

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR