4 Hal yang Membuat Orang Selamat Dunia Akhirat

4 Hal yang Membuat Orang Selamat Dunia Akhirat

268
0
BAGIKAN
pelantikan
Ketua PDM Sidoarjo Masyhud memberikan sambutan. (Foto: fauzan Adzim)

PWMU.CO – Secara resmi Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) dan Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA)  Waru dilantik, di Halaman Masjid Al-Ihlas Delta Sari, Waru, Sidoarjo, Ahad (25/9).

Ketua PDA Sidoarjo Siti Zubaidah Syafii usai melantik mengingatkan, agar para Pimpinan Aisyiyah selalu menanamkan rasa bangga ber-Aisyiyah dalam dirinya. Zubaidah lantas menyampaikan, tantangan dakwah yang kini sedang dihadapi Aisyiyah semakin beragam. Bukan lagi sekedar persoalan tahayul, bid’ah dan khurofat (TBC) saja. Namun tantangan utama yang kini dihadapi Aisyiyah adalah persoalan di bidang ekonomi dan sosial.

(Baca: Shalat Subuh Berjamaah “Bonus” Sarapan, Berlanjut Pemeriksaan Kesehatan dan Kehidupan Akhirat Jangan Jadi Sambilan)

”Aisyiyah harus terus berjuang dan bergerak untuk mewujudkan masyarakat Islam yang sebenar-benarnya,” ujar Zubaidah dalam sambutannya.

Di saat yang sama Ketua PDM Sidoarjo Masyhud mengatakan, Muhammadiyah harus tetap melanjutkan jihad konstintusi dan jihad ekonomi. Tidak kalah penting adalah bekerja keras untuk terus memajukan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) yang ada.

”Kecamatan Waru ini disinyalir  merupakan pusat dari gavatar di Kabupten Sidoarjo, untuk itu PCM dan PCA Waru harus berperan dalam menyadarkan anggota-anggotanya,” tegasnya.

(Baca juga: Kejarlah Cita-citamu Walau Satu Langkah dan Demi Mengawal Masa Depan Anak, Aisyiyah Kota Batu Deklarasikan Gerakan Cinta Anak)

Rangkaian agenda pelantikan disusul dengan Tabligh Akbar yang menghadirkan Abd. Haris selaku sebagai penceramahnya. Anggota Majelis Tabligh PWM Jawa Timur dalam tausiyahnya menerangkan, orang bisa selamat di dunia maupun di akhirat  dengan melakukan 4 hal ini. Pertama, sidqul hadis atau menjaga kebenaran omongannya. Kemudian kedua, hifzul amanah atau menjaga dapat menjaga amanah dan ketiga adalah khusnul khuluq atau baik pekertinya.

”Sementara yang terakhir adalah iffatul mat’am atau mampu menjaga makanan yang dimakannya dari sesuatu yang haram,” imbuhnya.(fauzan /aan)

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR