Cabang Muhammadiyah Ini Peringati Milad ke-107 dengan Semarak

Cabang Muhammadiyah Ini Peringati Milad ke-107 dengan Semarak

529
0
BAGIKAN
milad
Gebyar Milad Muhammadiyah yang diadakan PCM Barat.

PWMU.CO – Dalam rangka memperingati Milad (ulang tahun,red) Muhammadiyah ke-107, Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Barat, Kabupaten Magetan mengadakan acara “Gebyar Milad”.Gawe akbar perdana PCM baru ini disemarakkan dengan beragam agenda. Di antaranya kegiatan penyembelihan hewan qurban, Selasa (13/9). Pada kesempatan itu, 4 ekor sapi diqurbankan. Daging hewan qurban kemudian disalurkan kepada masyarakat sekitar yang notabene bukan warga Muhammadiyah.

”Kegiatan tersebut terselenggara berkat sinergi dengan Lazismu Kabupaten Magetan. Kita bersyukur mereka mulai bisa merasakan kehadiran Muhammadiyah,” kata Samsul Hidayat M.Pd, Ketua PCM Barat.

(Baca: Demi Mengawal Masa Depan Anak, Aisyiyah Kota Batu Deklarasikan Gerakan Cinta Anak dan Musyda Magetan, Stop Peredaran Arak Jowo)

Agenda Gebyar Milad berlanjut dengan pawai ta’aruf, Sabtu (17/9). Kegiatan tersebut melibatkan siswa-siswi SD Muhammadiyah 2 Barat. Pawai ta’aruf inipun mampu menyita perhatian masyarakat di Kecamatan Barat.”Karena tidak biasanya pawai dilaksanakan diluar bulan agustus. Ini memiliki nilai syiar yang tinggi bagi Muhammadiyah,” ujar Samsul.

Samsul menambahkan, Gebyar Milad ini merupakan bukti komitmen dari PCM yang baru untuk memajukan Muhammadiyah di Kecamatan Barat. ”Semoga dengan PCM dihuni oleh kalangan muda yang sangat energik, kedepan selalu ada gerakan-gerakan kreatif dan inovatif untuk mengembangkan dakwah Muhammadiyah,” imbuhnya.

Acara puncak Gebyar Milad  diisi dengan acara Tabligh Akbar yang secara khusus menghadirkan Ustadz Musyafa’ LC, Ahad (18/9).  Dengan gaya ceramah yang unik dan khas, Musyafa’ mampu membuat jamaah terkesima dan dengan khidmad menyimak tausiyah.

(Baca: Lazismu Salurkan Bantuan Renovasi Masjid dan Pemuda Harus Bawa Misi Islam dalam Berpolitik)

Dalam tausiyahnya Musyafa’ mengingatkan, bahaya syirik dan keyakinan kejawen yang masih melekat di masyarakat luas.”Itu bisa merusak akidah. Karena itu hendaknya warga Muhammadiyah harus memiliki akidah yang kuat,” tegas Musyafa’.

Gebyar Milad Muhammadiyah inipun berlanjut dengan kegiatan lomba mewarnai untuk siswa TK, baksos dan donor darah yang merupakan hasil sinergi dengan PCPM dan Lazismu.(abiequ ihsan/aan)

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR