lMM Stikes Lamongan Ciptakan GAS untuk Cegah Penyakit

lMM Stikes Lamongan Ciptakan GAS untuk Cegah Penyakit

363
0
BAGIKAN

 

Aktivis IMM Stikes Lamongan saat memberikan pengarahan hidup bersih kepada anal-anak.
Aktivis IMM Stikes Lamongan saat memberikan pengarahan hidup bersih kepada anal-anak.

PWMU.CO – lMM Stikes Muhammadiyah Lamongan selalu menciptakan hal-hal unik dan bermanfaat. Kali ini mereka menciptakan Gerakan Anak Sehat (GAS) yang bermanfaat bagi anak-anak, terutama dari segi kesehatan. Gerakan Anak Sehat (GAS) dilaksanakan pertama kali oleh lMM Stikes Muhammadiyah Lamongan pada ahad 18 September 2016 di sanggar rumah baca aksara Desa Caling Kecamatan Sugio Kabupaten Lamongan.

“Gerakan Anak Sehat (GAS) adalah wujud kepedulian kami terhadap kesehatan anak. Bentuk dari GAS itu sendiri sebenarnya adalah pencegahan preventif terhadap penyakit dengan cara mengenalkan kepada mereka tentang pola hidup bersih dan sehat,” ungkap Suprapto Ketua Umum lMM Stikes Muhammadiyah Lamongan.

(Baca: Geliat Kebangkitan IMM di Pulau Madura dan Kader IMM Harus Tahan Uji dan Siap Berjuang)

Metode yang digunakan dalam menerapkan GAS tidak hanya memberikan penjelasan konsep hidup bersih dan sehat. Tetapi lebih ditekankan pada tataran praktik sehari-hari dalam menerapkan konsep hidup bersih dan sehat itu sendiri.

“Kami menyadari bahwa sasaran kami adalah anak-anak. Tentu akan susah difahami jika hanya menjelaskan konsep pola hidup bersih dan seha. Maka kami lebih menekankan pada tataran praktik pola hidup bersih dan sehat. Contohnya kami mengajari cara cuci tangan yang benar, cara menyikat gigi yang benar, dan lain sebagainya,” jelas suprapto.

Tujuan diciptakanya Gerakan Anak Sehat (GAS) ini tidak lain adalah untuk mencegah terjadinya penyakit. Harapanya kedepan agar dapat meminimalisir angka kejadian sakit yang diderita oleh anak-anak akibat kegagalan dalam menerapkan pola hidup bersih dan sehat.

“Sanggar rumah baca aksara ini merupakan langkah awal bagi kami. Nantinya 22 anak yang ikut serta dalam GAS akan kami monitoring dan evaluasi. Apabila kami berhasil, maka kedepanya kami akan memperluas GAS hingga ke seluruh Kabupaten Lamongan,” lanjut Suprapto. (bayu/ilmi)

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR