Bukan Hanya Pandu HW, Ketrampilan Pembina HW pun Di-Upgrade

Bukan Hanya Pandu HW, Ketrampilan Pembina HW pun Di-Upgrade

785
0
BAGIKAN
HW
Kwarcab HW Paciran mengadakan kegiatan pelatihan Jaya Melati 1. (Foto: Aris Syahroni)

PWMU.CO – Guna membangkitkan ghiroh gerakan kepanduan Hizbul Wathan (HW) di pantura Lamongan, Kwartir Cabang (Kwarcab) gerakan kepanduan Hizbul Wathan (HW) Kecamatan Paciran mengadakan kegiatan pelatihan Jaya Melati 1 (JM1), di Perguruan Muhammadiyah Blimbing, Paciran, Lamongan (1-3/9).

Sebanyak 43 peserta mengikuti kegiatan JM1. Mereka  adalah pembina qobilah se-Kecamatan  Paciran dan beberapa perwakilan pembina qobilah Kecamatan lain se-Kabupaten Lamongan.

(Baca: Pak Dirman HW Tulen dan HW Penghela, Kurikulum Wajib Sekolah Muhammadiyah)

Ketua Umum Kwarcab HW Paciran Burhan Falakhi menyampaikan, selain untuk meningkatkan keterampilan para peserta dalam segi kepanduan, kegiatan JM1 ini dimaksudkan untuk penguatan dan peneguhan nilai-nilai ideologi ber-Muhammadiyah. ”Kader kepanduan HW harus memiliki pemahaman ideologi Muhammadiyah yang kuat dan kokoh,” katanya.

Lebih lanjut Yusuf Ismail, Perwakilan Kwarda HW Lamongan mengungkapkan, seharusnya 3 Ortom Muhammadiyah yaitu Hizbul Wathan (HW), Tapak Suci(TS) dan Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) wajib ada yang disetiap lembaga pendidikan Muhammadiyah. ”Itu tak bisa di tawar-tawar lagi,” tegasnya.

Namun, lanjut Yusuf saat ini banyak sekolah Muhammadiyah yang apriori dan kurang peduli dengan keberadaan 3 Ortom tersebut. ”Kwarda HW menghimbau kepada seluruh elemen untuk menyuburkan lagi aktifitas ortom di sekolah-sekolah Muhammadiyah. Sehingga syiar Muhammadiyah lebih mantap lagi,” ujarnya.

(Baca juga: Perkemahan Penghela HW Meriahkan Musyda Lamongan dan SDM 4 Pucang Gelar HW Camp)

Dalam sambutan pembukaan, Ketua PCM paciran Drs M. Anwar menyampaikan, sebagai salah satu Ortom Muhammadiyah, HW merupakan wadah perkaderan bagi kader Pesyarikatan, Agama dan Bangsa.

Kegiatan JM1 dilaksanakan selama 6 hari dengan 2 gelombang, yaitu pertama dilaksanakan tanggal 1-3 September di Perguruan Muhammadiyah Blimbing. Lalu kedua tanggal 8-10 September di Perguruan Muhammadiyah Sidokelar. Nantinya, selama enam hari para peserta akan diberikan materi tentang ke-Muhammadiyahan, ke-HW-an indoor maupun outdoor, workshop dan tadabbur alam. (aris/aan)

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR