Bangkitkan Permainan Tradisional di Hari Kemerdekaan

Bangkitkan Permainan Tradisional di Hari Kemerdekaan

336
1
BAGIKAN
Siswi SMAM 3 Gadung Surabaya antusias mengikuti lomba Agustusan.(Foto: Humas)
Siswi SMAM 3 Gadung Surabaya antusias mengikuti lomba Agustusan yang diadakan sekolah.(Foto: Humas)

PWMU.CO – Banyak cara bisa dilakukan untuk semarakkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI (Agustusan, red) yang ke-71. Salah satunya adalah dengan diselenggarakannya beragam bentuk perlombaan. Itu juga yang dilakukan SMA Muhammadiyah 3 (Smamga) Gadung Surabaya dengan mengadakan aneka jenis perlombaan yang mempertandingkan permainan-permainan tradisional Indonesia.

Permainan tradisional yang diperlombakan itu antara lain permainan gopak sodor, egrang, estafet air, estafet bola dan lomba membuat poster kemerdekaan, serta kostum pahlawan. Kegiatan lomba Agustusan yang diinisiasi langsung Pimpinan Ranting Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PR IPM) Smamga Surabaya ini diikuti oleh siswa-siswi dari kelas X,XI dan XII.

(Baca: Lagi, Kayyis Torehkan Prestasi untuk SD Muhammadiyah Manyar dan Shalat Ghaib untuk Wafatnya Ibunda dari Guru Ismuba SDM Gadung)

Ketua PR IPM Smamga Surabaya Abiyan mengatakan, momen Agustusan ini sebagai upaya untuk mengangkat kembali seni dan budaya bangsa Indonesia. Khususnya untuk memperkenalkan beragam permainan tradisional yang dimiliki Indonesia. Karena saat ini permainan tradisonal Indonesia ini sudah mulai tergerus, seiring dengan kemajuan teknologi dan merebaknya game online.

”Momentum Agustusan kami isi dengan lomba yang mempertandingkan permainan tradisional Indonesia. Itu sebagai upaya kita agar permainan tradisional Indonesia tidak punah,” cetusnya.

(Baca:Trofeo Berhadiah Keakraban dan Persaudaraan dan Ungguli Pagar Nusa, Tapak Suci Rebut Juara Umum Piala Walikota)

Abiyan menambahkan, permainan tradisional Indonesia dinilai lebih banyak memiliki unsur edukasinya, daripada game online. Sebab, permainan tradisional bisa melatih siswa untuk bekerjasama, saling menghargai antar sesama dan menumbuhkan jiwa sportivitas. Maka dipandang perlu untuk dibangkitkan lagi permainan tradisional bersamaan dengan agenda Agustusan kali ini.

”Manfaatnya jangan ditanya! selain mampu mengasah kecerdasan kognitif, permainan tradisional juga mampu mengasah afektif, dan paikomotor siswa,” pungkasnya. (Humas/aan)

BAGIKAN

1 KOMENTAR

  1. permainan tradisional kita semakin lama semakin tergeser oleh kemajuan teknologi.
    ayo bangkitkan permainan tradisional untuk anak cucu kita bahwa permainan tradisional kita tidak kalah serunya dengan teknologi sekarang ini

TINGGALKAN KOMENTAR