Kepergian H Bisri Ilyas Semoga Tergantikan Bisri-Bisri Baru

Kepergian H Bisri Ilyas Semoga Tergantikan Bisri-Bisri Baru

1156
1
BAGIKAN
Taufiqullah A. Ahmady (memegang mikrofon) saat memberi sambutan mewakili keluarga sekaligus Ketua PD Muhammadiyah Gresik dalam pemakaman H Bisri Ilyas di Bungah (foto: istimewa)
Taufiqullah A. Ahmady (memegang mikrofon) saat memberi sambutan mewakili keluarga sekaligus Ketua PD Muhammadiyah Gresik dalam pemakaman H Bisri Ilyas di Bungah (foto: istimewa)

PWMU.CO – Ba’da Dzuhur tadi (25/6), jenazah almarhum H Ilyas Bisri dimakamkan di pemakaman keluarga, di Desa Bungah, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik. Ribuan pelayat ikut menghantarkan almarhum ke peristirahatan terakhirnya. Usai pemakaman, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Gresik Taufiqullah A. Ahmady MPdI, yang mewakili keluarga almarhum mengungkapkan beberapa harapan.

“Atas nama keluarga, kami menyampaikan terima kasih kepada para pelayat yang dengan tulus dan penuh semangat mengiringi jenazah almarhum Bapak Haji Bisri Ilyas. Bahkan hingga ke tempat pemakaman keluarga yang jaraknya 18 km dari Kota Gresik,” kata Taufiqullah mengawali sambutan setelah membaca salam dan QS al-Baqarah ayat 155-156.

(Baca: Mengenang H Bisri Ilyas, Saudagar Sukses Bermodal Kejujuran dan 5 Landasan Qur’ani yang Mengantarkan Haji Bisri Ilyas Jadi Pengusaha Sukses)

Mewakili keluarga almarhum, Taufiqullah, mengungkapkan 4 harapan utama kepada para pelayat. “Manakala ada amal kebaikan dari Bapak, mohon doanya semoga beliau diberi balasan yang lebih baik dari amalnya,” urainya tentang harapan pertama. “Manakala ada perbuatan dosa dari Bapak,  mohon doanya semoga beliau diberi ampunan seperti orang yang tidak ada dosanya,” tambahnya tentang harapan kedua.

Berkali-kali, Taufiq menyebut kata “Bapak” dan “beliau” secara bergantian saat sedang berposisi sebagai wakil keluarga itu. “Manakala ada kesalahan dari Bapak kepada bapak-bapak yang hadir di sini, mohon dimaafkan. Dan mohon pula dikabarkan kepada para sahabat Bapak yang berhalangan hadir di sini, untuk memintakan maaf kepada mereka semua,” tambah Taufiq tentang harapan ketiga.

(Baca: H Bisri Ilyas, Pengusaha Dermawan Itu Berpulang dan Mengenang Setahun Wafatnya KH Mu’ammal Hamidy)

Adapun harapan yang keempat, terkait dengan penyelesaian hubungan transaksi kehidupan. “Barangkali ada diantara bapak-bapak, saudara-saudara yang merasa ada tanggungan, hutang piutang Bapak yang belum terselesaikan,  dimohon segera menghubungi pihak keluarga atau mengikhlaskannya.”

Pada kesempatan itu pula, Taufiq yang juga atas nama PDM Gresik juga ikut menyampaikan bela sungkawa atas meninggalnya almarhum Bisri Ilyas. Selain menguatkan agar keluarga yang ditinggalkan tetap sabar dan tabah, Taufiq berpesan agar keluarga tetap bisa menjaga kerukunan antar sesama sauadara,  baik kandung,  ipar atau sepupu. “Bisa saling mengingatkan untuk melanjutkan cita-cita hidup dan perjuangan beliau di Persyarikatan Muhammadiyah.”

(Baca: Kembali, Muhammadiyah Madiun Terima Wakaf Bangunan 510 Meter dan Tentara Ini Jadi Ketua Ranting Muhammadiyah dan Wakafkan Rumah-Tanahnya untuk Dakwah)

Semasa hidup, cerita Taufiq, almarhum Bisri Ilyas pernah menyatakan sangat bahagia melihat perkembangan Amal Usaha Muhammadiyah di Gresik. Almarhum juga sangat mendorong para pimpinan agar wakaf-wakaf yang diserahkan kepada Persyarikatan segera disertipikatkan atas nama Muhammadiyah agar tidak menimbulkan kerepotan di kemudian hari. “Alhamdulillah, kami PDM Gresik sudah memenuhi harapan beliau.”

(Baca: Inilah Jumlah Bidang-Luas Tanah Wakaf H Bisri Ilyas dan 10 Manajemen Bisnis ala H Bisri Ilyas)

“Semoga sepeninggal beliau,  akan lahir Haji Haji Bisri Ilyas yang baru yang hidupnya dikhidmadkan untuk amal kemanusiaan. Khususnya di bidang pendidikan, kesehatan dan tempat tempat ibadah yang banyak tersebar dari kota sampai ke pelosok desa. Selamat jalan Bapak Haji Bisri Ilyas, semoga Allah membukakan catatan amal Bapak melalui tangan kanan Bapak. Semoga memudahkan bapak pada hari hisabnya. Amin.” (abqaraya)

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR